Presiden Prabowo Tegaskan bakal Remajakan Semua Lahan Tebu di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TV.

Presiden Prabowo Tegaskan bakal Remajakan Semua Lahan Tebu di Indonesia

Anggi Tondi Martaon • 17 July 2026 18:46

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan melakukan peremajaan semua lahan tebu di Indonesia. Hal itu untuk memastikan kemandirian produk gula sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan di Tanah Air.

"Tadi, Menteri Pertanian menyampaikan kepada saya bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu, 12 tahun. Kita sekarang akan meremajakan semua tebu yang kita miliki," kata Prabowo dikutip dari Antara, Jumat, 17 Juli 2026.

Kepala Negara memaparka berdasarkan penjelasan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, peremajaan tebu bakal dilakukan selama empat tahun. Target per tahun yaitu 100 ribu hektare.

"Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau dengan gagah dan berani beliau mengatakan ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun’," ujar Prabowo menambahkan.

Menurut data Kementerian Pertanian (Kementan) per November 2025, luas lahan panen tebu mencapai 520.823 hektare. Luas tersebut digarap oleh 796.621 petani.

Selain itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada TNI yang melaksanakan program pendampingan terpadu terhadap petani untuk menciptakan swasembada pangan. Khusus komoditas tebu, TNI Angkatan Udara (AU) mendampingi untuk produksi di lahan seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula.

Presiden Prabowo Subianto memantau panen raya tebu di Malang, Jatim. Foto: Youtube Setpres.

Selain TNI AU, TNI Angkatan Laut (AL) juga melakukan pendampingan terhadap 2.432 hektare lahan kedelai dan TNI Angkatan Darat (AD) melakukan pendampingan pada Januari-Juni 2026 terhadap 6,26 juta hektare lahan padi.

Presiden menyinggung bahwa upaya TNI dan Polri, yang juga menjalankan pendampingan serupa, bersama BUMN, perusahaan swasta, akademi serta petani memperlihatkan bagaimana semua komponen bangsa bersatu untuk mengatasi kesulitan rakyat.

"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara. Tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia," kata Prabowo.

(Anggi Tondi)