Tiga Anak-anak Tewas akibat Serangan Drone Ukraina di Krasnodar Rusia

Asap dari serangan Ukraina di Rusia. (Anadolu Agency)

Tiga Anak-anak Tewas akibat Serangan Drone Ukraina di Krasnodar Rusia

Willy Haryono • 24 August 2026 16:44

Moskow: Sedikitnya tiga anak-anak tewas dan tujuh lainnya terluka setelah puing-puing drone Ukraina yang disebut menargetkan gudang perusahaan e-commerce Ozon jatuh di sebuah pusat pendidikan anak di Kota Krasnodar, Rusia selatan, Senin, 24 Agustus 2026.

Gubernur Krasnodar Veniamin Kondratyev mengatakan drone tersebut sebelumnya ditembak jatuh sistem pertahanan udara Rusia dalam serangan besar-besaran pada Minggu malam.

"Tragedi mengerikan di Krasnodar Krai. Tadi malam, akibat serangan besar-besaran Ukraina, tiga remaja berusia 13, 15, dan 16 tahun tewas berdasarkan informasi awal," kata Komisaris Hak Anak Rusia Maria Lvova-Belova melalui platform media sosial Max yang dikutip Anadolu.

Kondratyev mengatakan puing-puing drone kemudian jatuh di area pusat pendidikan anak tersebut.

Tujuh anak lainnya dilaporkan terluka dalam insiden itu. Belum ada keterangan mengenai kondisi mereka.

Sejumlah Fasilitas Ozon Diserang

Serangan drone pada malam yang sama juga dilaporkan menyasar sejumlah fasilitas logistik Ozon di wilayah Rusia bagian selatan.

Pihak manajemen Ozon mengatakan fasilitasnya di Adygeysk, Republik Adygea; Makhachkala, Dagestan; dan Nevinnomyssk, Stavropol, menjadi sasaran serangan drone.

Para pekerja dievakuasi dari fasilitas di Adygeysk dan Nevinnomyssk karena adanya ancaman serangan lanjutan. Ozon juga mengonfirmasi pusat logistiknya di Krasnodar diserang. Sebelumnya, perusahaan tersebut melaporkan kebakaran terjadi di fasilitas itu.

Pusat logistik Ozon lainnya di Distrik Takhtamukaysky, Adygea, juga terbakar setelah serangan drone, menurut otoritas Rusia.

Rusia Klaim Serang Infrastruktur Pelabuhan Ukraina

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya melancarkan serangan terhadap infrastruktur pelabuhan dan kapal yang disebut digunakan untuk memasok kebutuhan militer Ukraina.

Rusia mengatakan serangan menyasar Pelabuhan Pivdennyi di wilayah Odesa, termasuk sebuah kapal tanker yang disebut membawa bahan bakar untuk pasukan Ukraina, lima tangki penyimpanan bahan bakar, 10 fasilitas penyimpanan peralatan terkait militer, serta infrastruktur pelabuhan yang digunakan untuk membongkar dan menyimpan kargo militer.

Rusia juga mengklaim telah menyerang gardu listrik Adzhalyk-330, sekitar 28 kilometer barat laut Odesa, yang menurut Moskow memasok listrik ke Pelabuhan Pivdennyi.

Baca juga:  Zelensky Sebut Rusia Siap Mobilisasi 300 Ribu Pasukan Baru untuk Perang Ukraina

(Willy Haryono)