Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Metro TV/Arini Noviawati Gunawan.
Rincian Bantuan Rp5,8 Miliar Pemprov DKI untuk Korban Gempa NTT
Metro TV • 20 August 2026 18:38
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik hingga uang tunai senilai total Rp5,85 miliar untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini diberikan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.
“Total bantuan yang akan diberangkatkan pada sore hari ini sebesar Rp5.853.728.500,” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat saat memberikan laporan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pelepasan bantuan kemanusiaan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.
Marulitua memaparkan rincian dukungan logistik tersebut mencakup pasokan bantuan pangan dan nonpangan dari BPBD DKI Jakarta berupa makanan siap saji, biskuit, air mineral, kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kids ware, terpal, hingga karung.
“Selanjutnya bantuan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta berupa bantuan pangan yakni air mineral dan paket makanan untuk anak. Selain itu bantuan nonpangan berupa terpal atau tenda gulung,” ujar Maruli.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Metro TV/Arini Noviawati Gunawan.
Dukungan medis turut dikirimkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta berupa pasokan cairan infus NaCl, RL, D40 persen, dan cairan antiseptik. Sementara itu, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyediakan pasokan bahan pangan pokok seperti sarden, kornet, biskuit bayi, bubur instan, mi instan, hingga rendang.
Untuk penanganan pasokan air bersih, Perumda PAM Jaya menyumbangkan 200 unit toren air serta satu armada mobil Water Treatment Plant (WTP) bernilai Rp2,5 miliar. Pemprov DKI Jakarta juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1,11 miliar hasil sumbangan BUMD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta.
Seluruh armada pengangkut logistik dikerahkan dari Balai Kota DKI Jakarta menuju titik keberangkatan. Pendistribusian bantuan menuju NTT dilakukan secara bertahap melalui jalur udara via Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut melalui Pangkalan TNI AL Pelabuhan Komando Armada I, Jakarta Utara.