KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Bantuan Pendidikan Rp972 Juta untuk 12 Sekolah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengalokasikan dana tanggung jawab sosial (TJSL) sebesar Rp972,2 juta yang ditujukan bagi 12 instansi pendidikan yang tersebar di wilayah Jakarta dan Bogor. Dok. Istimewa

KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Bantuan Pendidikan Rp972 Juta untuk 12 Sekolah

Achmad Zulfikar Fazli • 18 October 2026 14:32

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengalokasikan dana tanggung jawab sosial (TJSL) Rp972,2 juta untuk 12 lembaga pendidikan yang tersebar di wilayah Jakarta dan Bogor. Dana ini untuk memperbaiki sarana serta prasarana belajar, yang mencakup perbaikan ruang kelas hingga penyediaan komputer baru.

Distribusi dana tersebut dibagi ke dalam dua wilayah utama, yakni sembilan instansi pendidikan di area Jakarta dengan total anggaran Rp592,2 juta, serta tiga instansi di wilayah Bogor yang menerima alokasi Rp380 juta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian korporasi terhadap kemajuan sektor pendidikan di tengah masyarakat.

"KAl tidak hanya berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap anak-anak memiliki fasilitas belajar yang lebih memadai sehingga dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal," kata Franoto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Secara rinci di kawasan Bogor, bantuan sebesar Rp80 juta diserahkan kepada MTs Mathla'ul Anwar Bolang guna memfasilitasi perangkat komputer. Sementara itu, Madrasah Diniyah Takmiliyah Nurul Amal serta MTs Raudlatul Mubtadiin masing-masing mendapatkan dana Rp150 juta untuk perbaikan fisik ruang kelas.
 


Di wilayah DKI Jakarta, bantuan disalurkan kepada sembilan lembaga pendidikan usia dini serta lembaga keagamaan demi mengoptimalkan kelengkapan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Selain memperbaiki sarana fisik belajar, pihak manajemen KAI berharap program bantuan mampu mempererat kedekatan emosional antara perusahaan dan warga sekitar, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta edukasi keselamatan perkeretaapian kepada para pelajar sejak usia dini.

"Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mencintai kereta api dan memahami pentingnya keselamatan. Kepedulian itu bisa dimulai dari hal sederhana, seperti saling mengingatkan untuk tertib di perlintasan sebidang, tidak melempar benda ke arah kereta api, serta menjaga kebersihan dan fasilitas pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta," jelas Franoto.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengalokasikan dana tanggung jawab sosial (TJSL) sebesar Rp972,2 juta yang ditujukan bagi 12 instansi pendidikan yang tersebar di wilayah Jakarta dan Bogor. Dok Istimewa

Inisiatif penyaluran dana pendidikan dipandang sebagai bentuk penanaman modal sosial jangka panjang yang diyakini mampu mendatangkan dampak positif berkesinambungan bagi warga di sekitar jalur operasional kereta api.

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik, tetapi juga menumbuhkan generasi yang peduli terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAl ingin terus tumbuh bersama masyarakat, karena keselamatan dan keberlanjutan layanan transportasi membutuhkan kepedulian kita semua," ujar Franoto.

Berikut rincian 12 lembaga penerima bantuan TJSL KAI Daop 1 Jakarta:

Bantuan untuk wilayah Jakarta dengan total Rp592.200.000

  1. TK Islam Al Baidlo mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp65.200.000
  2. SPS PAUD Az Zahira mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp70 juta
  3. TPQ Al-Ikhlas mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp65 juta
  4. BKB PAUD Tunas Bangsa mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp60 juta
  5. TPQ Annawawiyah Arrahmaniyah mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp65 juta
  6. BKB PAUD Kaih Sayang mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp65 juta
  7. BKB PAUD Harapan Bunda mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp67 juta
  8. TPQ As-Salam mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp70 juta
  9. TPQ Nurul Ulum mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Rp65 juta.

Bantuan untuk wilayah Bogor dengan total Rp380 juta

  1. MTs Mathla'ul Anwar Bolang mendapatkan bantuan pengadaan komputer Rp80 juta
  2. Madrasah Diniyah Takmiliyah Nurul Amal mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas Rp150 juta
  3. MTs Raudlatul Mubtadiin mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas Rp150 juta.

(Afifah Alfina)

(Achmad Zulfikar Fazli)