Foto: The Business of Fashion
20 Brand Terkenal Dijarah Massa saat Kerusuhan di Prancis
Putri Purnama Sari • 21 October 2026 19:54
Jakarta: Kerusuhan yang melanda sejumlah kota di Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026, berdampak pada berbagai sektor usaha, mulai dari supermarket hingga butik mewah.
Sejumlah merek ternama, seperti Dior, Louis Vuitton, Hermès, dan Apple, menjadi sasaran penjarahan di tengah demonstrasi yang menyoroti kenaikan biaya hidup dan persoalan pendidikan. Aksi ini berlangsung di Paris, Marseille, Lyon, Bordeaux, dan sejumlah kota lainnya pada 17 Oktober 2026.
Dilansir dari Forbes, sekitar 550.000 orang mengikuti demonstrasi di berbagai wilayah Prancis. Sebagian aksi berujung pada kerusuhan dan penjarahan yang menyasar sekitar 1.500 tempat usaha. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta euro.
Daftar Brand Terkenal yang Terkena Penjarahan di Prancis
Berikut daftar merek terkenal yang dilaporkan terdampak penjarahan dan kerusakan selama kerusuhan di Prancis pada 17 Oktober 2026.1. Celine
Butik Celine di Avenue Montaigne, Paris, menjadi salah satu sasaran penjarahan. Sebuah rekaman memperlihatkan butik tersebut mengalami kerusakan akibat aksi massa.
Celine merupakan merek fesyen mewah asal Prancis yang dikenal dengan produk pakaian, tas, sepatu, dan aksesori. 2. Dior
Butik Dior di Rue Saint-Honoré, Paris, dilaporkan menjadi sasaran penjarahan. Insiden tersebut menambah daftar butik mewah yang terdampak kerusuhan di ibu kota Prancis. Dior dikenal sebagai rumah mode mewah yang menjual pakaian, tas, parfum, kosmetik, dan berbagai aksesori.
3. Louis Vuitton
Toko Louis Vuitton di Marseille, Prancis selatan, dilaporkan dibobol saat kerusuhan berlangsung. Foto yang dimuat dalam laporan Getty Images memperlihatkan sejumlah orang meninggalkan lokasi dengan membawa barang dari toko tersebut.
Louis Vuitton merupakan salah satu merek barang mewah paling dikenal di dunia, terutama melalui produk tas, koper, pakaian, sepatu, dan aksesori.
4. Hermès
Toko Hermès di Marseille juga dilaporkan menjadi sasaran pembobolan. Merek mewah asal Prancis ini dikenal melalui produk tas, barang berbahan kulit, pakaian, syal, dan aksesori premium.
5. Galeries Lafayette
Galeries Lafayette menjadi salah satu jaringan ritel yang terdampak di beberapa kota. Gerai utamanya di Boulevard Haussmann, Paris, menjadi sasaran massa sebelum polisi turun tangan. Selain di Paris, gerai Galeries Lafayette di Bordeaux, Rennes, dan Chambéry juga dilaporkan mengalami serangan.
Galeries Lafayette merupakan jaringan department store asal Prancis yang menjual beragam produk, termasuk fesyen, kosmetik, aksesori, dan barang kebutuhan gaya hidup.
6. Lacoste
Butik Lacoste di Paris turut menjadi sasaran kerusuhan. Merek asal Prancis ini dikenal melalui pakaian kasual, sepatu, tas, dan aksesori dengan logo buaya yang ikonik.
7. Apple

Gedung Apple. Foto: Pixabay.
Toko Apple di Lille dan Bordeaux dilaporkan menjadi sasaran penjarahan. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa kerusuhan tidak hanya menyasar toko fesyen dan barang mewah, tetapi juga gerai teknologi.
Apple merupakan perusahaan teknologi yang memproduksi iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, serta berbagai perangkat dan layanan digital.
Baca Juga :
Gerai Sephora di Poitiers dilaporkan dijarah selama kerusuhan. Peritel kecantikan ini menjual beragam produk, mulai dari parfum hingga kosmetik dan perawatan kulit.
Sephora menjadi salah satu peritel yang terdampak ketika aksi demonstrasi berubah menjadi penjarahan.
9. Hugo Boss
Hugo Boss termasuk merek fesyen yang dilaporkan terdampak kerusuhan. Hugo Boss dikenal melalui produk pakaian formal, busana kasual, sepatu, dan aksesori.
10. Carrefour
Carrefour, jaringan supermarket besar asal Prancis, juga terdampak kerusuhan. CEO Carrefour sekaligus pimpinan Federasi Perdagangan Ritel Prancis (FCD), Alexandre Bompard, memperkirakan biaya perbaikan gerai Carrefour yang rusak saja mencapai lebih dari USD11 juta.
11. Franprix
Franprix, jaringan supermarket yang beroperasi di Prancis, menjadi salah satu bisnis yang menjadi sasaran penjarahan di Paris.
12. Monoprix
Monoprix juga masuk dalam daftar jaringan ritel yang terdampak kerusuhan di Paris. Perusahaan ini mengoperasikan gerai yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, makanan, pakaian, dan produk rumah tangga.
13. Decathlon
Decathlon menjadi salah satu merek lain yang terdampak kerusuhan tersebut. Perusahaan ritel perlengkapan olahraga ini menjual berbagai kebutuhan olahraga, termasuk pakaian, sepatu, dan peralatan aktivitas luar ruangan.
14. Intersport
Intersport merupakan jaringan ritel perlengkapan olahraga yang turut terdampak kerusuhan.
15. Fnac
Fnac juga masuk dalam daftar merek yang terdampak kerusuhan. Peritel asal Prancis ini dikenal menjual produk elektronik, perangkat teknologi, buku, musik, dan berbagai barang hiburan.
16. Rolex
Toko Rolex di Marseille turut menjadi korban kerusuhan. Media alternatif Prancis, @ImpactMediaFR, menyebutkan bahwa toko tersebut telah dijarah. Etalase toko dilaporkan rusak dan barang-barangnya hilang.
17. Montblanc
Gerai barang mewah Montblanc turut menjadi sasaran perusakan dan penjarahan saat kerusuhan di Prancis.
18. Burberry
Burberry menjadi salah satu merek berikutnya yang tokonya dilaporkan dijarah saat kerusuhan di Prancis. Merek mewah ini menjual berbagai produk, mulai dari pakaian, tas, dan parfum hingga produk kecantikan.
19. Gucci
Gucci menjadi salah satu merek mewah yang masuk dalam daftar toko yang dilaporkan dijarah saat kerusuhan terjadi.
20. Versace
Versace juga menjadi merek mewah yang masuk dalam daftar tersebut. Merek ternama ini menjual berbagai produk, mulai dari pakaian, tas, dan aksesori hingga parfum.
(Siti Nahdia Usman)