Ilustrasi pengangguran. Dok Freepik
Hingga Agustus 2026, Jumlah Pengangguran RI Turun 4,75%
Gervin Nathaniel Purba • 5 November 2026 20:40
Jakarta: Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mencatat Jumlah pengangguran di Indonesia turun sebanyak 77 ribu orang atau 4,75 persen, menjadi 7,38 juta orang pada periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026.
Penurunan tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk bekerja yang mencapai 147,99 juta orang atau bertambah 1,44 juta orang.
"Jumlah penduduk bekerja meningkat sebesar 1,44 juta orang atau naik menjadi 147,99 juta orang. Pengangguran turun sebesar 77 ribu atau tingkat pengangguran turun sebesar 4,75 persen,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2026 di Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
Selanjutnya, penyerapan tenaga kerja tercatat mencapai 745.634 orang. Airlangga menyebut, penyerapan tenaga kerja di luar Pulau Jawa menunjukkan perkembangan besar.
Porsi penyerapan tenaga kerja di luar Jawa meningkat menjadi 51,4 persen dari total penyerapan tenaga kerja yang tercatat.
(Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani)
Jumlah penduduk miskin berkurang 430 ribu orang
Selain penurunan pengangguran, pertumbuhan ekonomi juga diikuti dengan penurunan angka kemiskinan. Airlangga menyampaikan, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 430 ribu orang atau sekitar 0,43 juta orang, pada September 2025 hingga Maret 2026.
Penurunan tersebut membuat tingkat kemiskinan di Indonesia menjadi 8,07 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator perbaikan kesejahteraan masyarakat seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
"Nah momentum ini diperkiraan tetap positif untuk memasuki kuartal keempat. Kita lihat bahwa kuartal keempat indeks PMI ini ekspansif pada angka 54. Ini tertinggi sejak Maret lalu," kata Airlangga. (Tiaranissa Juliansyah)