Ilustrasi. Foto: Medcom.id
350 Personel TNI–Polri Disiagakan Usai Perang Kelompok di Makassar
Muhammad Syawaluddin • 21 November 2025 21:41
Makassar: Tim gabungan dari Polri dan TNI disiagakan usai peristiwa perang kelompok antaran Kampung Sapiria dan Borta, di Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi tersebut menyebabkan satu orang meninggal karena tertembak.
"Pascakejadian ini juga, kita sudah membentuk posko-posko. Ada lima posko yang kita dirikan di sini menggunakan tenda," kata Plh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muhammad Ridwan, di Kota Makassar, Jumat, 21 November 2025.
Ia mengatakan, ratusan personel disiagakan di seluruh posko-posko pengamanan yang ada di sekitar lokasi kejadian. Polri mengerankan 250 personel, sedangkan TNI 100 personel.
"Saat sekarang ini kita melakukan pengejaran terhadap 10 orang DPO yang telah melarikan diri di berbagai tempat," tegas Ridwan.

Ilustrasi tawuran. (Medcom.id)
Ia menekankan telah mengantongi semua identitas pelaku yang masih dikejar. Pihaknya berjanji akan mengejar semua pelaku sesuai perintah Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo.
"Sesuai dengan perintah bapak Kapolda, bahwa tidak ada satupun pelaku kejahatan bisa enak tidur di Sulsel ini. Jadi kemana pun larinya akan kita kejar," jelas Ridwan.