Calon jemaah haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi.
Mitigasi Kesehatan Calon Jemaah Haji Mesti Diperkuat Hadapi Cuaca Ekstrem
Fachri Audhia Hafiez • 13 May 2026 09:26
Jakarta: Perlindungan kesehatan calon jamaah haji Indonesia mesti diperkuat menyusul laporan suhu ekstrem di Arab Saudi yang mencapai 45 derajat Celsius. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi memicu dehidrasi, heatstroke, hingga memperburuk kondisi jamaah lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
“Cuaca ekstrem di Arab Saudi dengan suhu yang bisa menembus 45 derajat Celsius bukan persoalan sepele,” kata anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher dalam keterangan resminya, Rabu, 13 Mei 2026.
Netty meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap ketersediaan obat-obatan, kesiapan tenaga medis, hingga standarisasi gizi jamaah. Ia menekankan bahwa mitigasi kesehatan harus dilakukan secara ketat dan terukur, terutama dalam memastikan stok obat untuk penyakit degeneratif seperti jantung dan diabetes terdistribusi merata di setiap kloter.
“Ini menjadi tantangan serius bagi kesehatan jamaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki komorbid. Karena itu, mitigasi kesehatan harus dipersiapkan secara jauh lebih ketat dan terukur,” ucap dia.
.jpg)
Calon jemaah haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi..
Dia menyoroti pentingnya edukasi pencegahan dampak panas sejak sebelum keberangkatan, termasuk pengenalan gejala heat exhaustion dan pola hidrasi yang cukup. Netty juga mengingatkan pemerintah agar visi "Haji Ramah Lansia" diwujudkan secara konkret melalui pendampingan medis yang lebih personal dan proaktif melakukan jemput bola kepada jamaah yang rentan.
“Gizi jamaah adalah pondasi utama kesehatan. Dalam kondisi cuaca ekstrem, kebutuhan cairan, elektrolit, dan asupan bergizi menjadi semakin krusial. Perlu pengawasan ketat terhadap standarisasi menu katering agar memenuhi kecukupan kalori, higienitas, dan kebutuhan nutrisi jamaah,” terang Netty.
Netty berharap manajemen kesehatan haji 2026 dapat belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya agar lebih responsif terhadap tantangan cuaca. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir memastikan seluruh ikhtiar kesehatan dilakukan maksimal demi keamanan dan kekhusyukan ibadah jamaah.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com