Pemkot Jaksel Sosialisasi Penutupan Perlintasan Rel Kereta Manggarai-Cawang

Petugas menutup salah satu perlintasan liar kereta api. Foto: Antara.

Pemkot Jaksel Sosialisasi Penutupan Perlintasan Rel Kereta Manggarai-Cawang

Anggi Tondi Martaon • 12 May 2026 17:21

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memasang spanduk rencana penutupan pada perlintasan liar kereta api antara Stasiun Manggarai-Tebet-Cawang. Pemasangan spanduk tersebut disebut sebagai bagian dari sosialisasi.

Wakil Camat Tebet, Bayu Fadayen Gantha, menjelaskan sebelum melakukan penutupan perlintasan, pihaknya melakukan survei lokasi di sejumlah titik perlintasan liar atau yang tidak dijaga di wilayah tersebut.

"Tadi kalau kita survei ada 11 titik, prioritas kita sekarang masih untuk pengguna jalan, tapi nanti akan kami rapatkan kembali untuk berapa titik yang nanti akan ditutup," kata Bayu dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.

Bayu menyebutkan pihaknya juga terus melakukan rapat koordinasi untuk melihat titik (perlintasan) mana saja yang harus ditutup. Serta, titik yang dipertahankan dengan catatan adanya penguatan, baik personel maupun SOP agar keamanan dan keselamatan pengguna kereta dapat terjaga.

Ia menambahkan saat ini penutupan perlintasan kereta masih difokuskan untuk jalur perlintasan Tebet-Cawang. Sedangkan jalur Tebet-Manggarai segera menyusul.

"Nanti Tebet-Manggarai mungkin akan menyusul setelah sudah dilaksanakan penutupan di Tebet - Cawang," ungkap Bayu.

Sementara itu, Kepala Stasiun Tebet Muhammad Zul Faroki atau yang akrab disapa Okky menyampaikan apresiasi yang sebesarnya untuk dukungan dari wilayah Kecamatan Tebet.

Ilustrasi kereta api. Foto: Dok. KAI.

"Mudah-mudahan dan kita berharap nanti ada perlintasan liar yang bisa kita tutuplah nantilah dari 11 perlintasan liar yang ada di antara Stasiun Tebet dan Cawang," kata okky.

Okky juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan keselamatan. Sebab, melewati perlintasan kereta api itu sangat berbahaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)