Kebakaran Tewaskan Sekeluarga di Jakbar, Polisi: Ada Sepeda Listrik Sedang Diisi Daya

Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Risky Syukur.

Kebakaran Tewaskan Sekeluarga di Jakbar, Polisi: Ada Sepeda Listrik Sedang Diisi Daya

Siti Yona Hukmana • 17 April 2026 12:28

Jakarta: Kepolisian mengungkap terdapat sepeda listrik yang tengah diisi daya di dalam rumah korban kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat, 17 April 2026 dini hari. Informasi itu diketahui dari petugas pemadam kebakaran.

"Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge (isi daya)," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 17 April 2026.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan hubungan antara sepeda listrik yang tengah diisi daya itu dengan kebakaran tragis tersebut. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) segera mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," ujar Alex.

Sebelumnya, polisi mengatakan kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan itu berawal dari percikan serta ledakan kabel listrik di luar rumah korban. Informasi itu didapatkan berdasarkan keterangan saksi. 

"Saksi mendengar bahwasannya adanya percikan yang seperti ledakan. Waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, terus segera menghubungi pihak berwajib," ujar Alex.

Petugas mengevakuasi korban jiwa kebakaran di Grogol Petamburan, Jakbar. Foto: Antara.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah merambat ke dalam rumah. Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebut kebakaran itu diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik di depan rumah korban. Api dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.

Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api, karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi. Petugas pemadam kebakaran menjebol paksa pintu untuk memadamkan api.

Setelah api dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi seluruh korban yang didapati dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih menyelidiki guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)