Murah dan Bebas Macet, TransJakarta Bandara Pikat Hati Penumpang

Ilustrasi Bus TransJakarta. Foto: Dok. Antara.

Murah dan Bebas Macet, TransJakarta Bandara Pikat Hati Penumpang

Andika Fauzan Azhari • 9 August 2026 18:44

Jakarta: Di tengah hiruk-pikuk kesibukan warga Ibu Kota, kehadiran rute baru TransJakarta Bandara (SH2) yang menghubungkan kawasan bisnis Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi angin segar bagi para pelancong. 

Dengan penetapan tarif resmi sebesar Rp15.000 yang mulai berlaku efektif pada 1 September 2026, armada bus ini dengan cepat mencuri perhatian publik sebagai solusi mobilitas menuju bandara yang ramah di kantong.
 


"Jadi menurut saya masih terjangkau sih sebenarnya. Karena ya kalau kita compare dengan transportasi yang lain, dengan 15 ribu dari Blok M ke Soetta ini menjadi salah satu opsi yang paling baik buat kita bisa ke Soetta," ujar pengguna transportasi publik, Maul, saat ditemui di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026.

Bagi pengguna setia moda transportasi massal seperti Maul, jaminan kepastian waktu menjadi alasan utama dalam memilih moda angkutan udara maupun darurat pendukungnya. Keunggulan TransJakarta yang memiliki sterilisasi jalur khusus (busway) dinilai menjadi nilai plus yang tak tertandingi oleh jenis angkutan lain di jalan raya Ibu Kota.

"Apalagi Transjakarta juga kan kita punya jalur sendiri ya, Mas, ya, buat sampai ke Soetta. Jadi ya so far sih masih aman ya, kalau bagi saya ya," ungkap Maul.


Pengguna transportasi publik, Maul (kanan), saat ditemui di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Andika Fauzan Azhari.

Meski terdapat penyesuaian tarif dari masa uji coba sebelumnya, harga yang dipatok Pemprov DKI Jakarta ini dinilai sangat efisien. 

Jika dibandingkan dengan merogoh kocek puluhan hingga ratusan ribu rupiah untuk taksi daring maupun kendaraan pribadi, TransJakarta SH2 membuktikan dirinya sebagai alternatif perjalanan menuju Soekarno-Hatta yang tidak hanya ekonomis, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan kepastian waktu di setiap perjalanannya.

(Fachri Audhia Hafiez)