Ilustrasi UMKM. Foto: dok Jamkrindo.
Jamkrindo Jamin 577.454 UMKM-K di Jawa Tengah dan DIY
Husen Miftahudin • 12 February 2026 17:31
Jakarta: PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) secara konsisten dan berkelanjutan memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah dan koperasi (UMKM-K) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sepanjang 2025, Jamkrindo Kantor Wilayah Semarang mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun dengan jumlah UMKM-K terjamin sebanyak 577.454 pelaku usaha. Kontribusi tersebut turut mendorong penyerapan tenaga kerja hingga 2,3 juta orang.
Pemimpin Wilayah Semarang Jamkrindo Sugiyono menjelaskan data tersebut mengkonfirmasi peran Jamkrindo sebagai mitra strategis UMKM-K di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wilayah kerja Kantor Wilayah Semarang meliputi kantor cabang dan kantor unit pelayanan di Semarang, Tegal, Purwokerto, Kudus, Solo, Yogyakarta, Magelang, Cilacap, dan Pekalongan.
"Kami percaya UMKM-K adalah fondasi utama perekonomian nasional. Melalui penjaminan, Jamkrindo membantu UMKM-K di Jawa Tengah dan DIY agar lebih mudah mengakses pembiayaan dari perbankan dan lembaga keuangan. Dengan akses permodalan yang lebih inklusif, para pelaku UMKM-K dapat meningkatkan skala usaha, memperluas lapangan kerja, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah," kata Sugiyono dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Februari 2026.
| Baca juga: Bank Jateng Konsisten Bina UMKM dalam Pengembangan Ekonomi Syariah |
Bangun ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan
Sugiyono menambahkan, kontribusi Jamkrindo di Jawa Tengah dan DIY tidak hanya melalui penjaminan program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi juga melalui berbagai produk penjaminan non-program. Produk non-program tersebut meliputi penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, surety bond, customs bond, kontra bank garansi, penjaminan distribusi barang, dan lainnya.
Dengan portofolio layanan yang lengkap, Jamkrindo berperan sebagai katalisator dalam membangun ekosistem pembiayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan bagi UMKM-K dan pelaku usaha lainnya.
"Keberadaan Jamkrindo di Jawa Tengah dan DIY bukan hanya sebagai penyedia layanan penjaminan semata, tetapi juga sebagai mitra yang menjembatani sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha. Dengan inovasi produk penjaminan dan komitmen menjalankan prinsip tata kelola yang baik, Jamkrindo siap memperluas dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat," jelas dia.
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia dan anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan solusi penjaminan yang mendukung pertumbuhan UMKM-K. "Kami hadir untuk terus membantu UMKM-K agar bisa tumbuh dan berkembang," ujar Sugiyono.
.jpeg)
(Ilustrasi. Foto: dok Jamkrindo)
Dorong UMKM-K agar bisa ikut tender proyek pemerintah
Selain mendukung UMKM-K sektor kuliner, Jamkrindo juga membantu pelaku usaha agar dapat mengikuti tender proyek pemerintah melalui layanan penjaminan. Dalam industri konstruksi, kredibilitas dan kemampuan memenuhi persyaratan jaminan menjadi faktor penentu untuk memenangkan proyek, khususnya proyek strategis pemerintah.
Di tengah kebutuhan tersebut, Jamkrindo hadir sebagai mitra penjaminan yang memberikan kepastian dan memperkuat kepercayaan pemberi kerja kepada pelaku usaha. Hal tersebut disampaikan Direktur PT Valentara Sarana Raya Triyanto Dwi Hastanto, perusahaan konstruksi yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur sipil seperti jembatan, jalan layang, flyover, dan underpass.
Ia mengakui keberadaan Jamkrindo telah menjadi solusi penting bagi perusahaannya dalam mendukung kelancaran partisipasi pada berbagai proyek strategis. Selama tiga tahun terakhir, Triyanto merasa terbantu oleh kehadiran Jamkrindo melalui berbagai produk yang dimiliki seperti surety bond dan kontra bank garansi.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, kami membutuhkan jaminan yang kredibel untuk dapat dipercaya mitra dan pemberi kerja. Bagi kami, pelayanan Jamkrindo selama ini sangat responsif dan mampu mendukung kelancaran bisnis kami," ucap Triyanto.