Mendagri Minta Kepala Daerah Percepat Pendataan Rumah Rusak

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto: Antara.

Mendagri Minta Kepala Daerah Percepat Pendataan Rumah Rusak

Anggi Tondi Martaon • 14 February 2026 19:31

Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat pendataan yang akurat. Sehingga bantuan untuk perbaikan rumah terdampak bencana dapat segera direalisasikan.

Hal itu disampaikan Tito usai menghadiri penyerahan bantuan perbaikan rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) secara serentak dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. "Nah ini yang kita tunggu, dari kepala daerah. Itulah yang saya minta teman-teman kepala daerah, para bupati, wali kota, buat semacam satgas kecil untuk pendataan," kata Tito dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra itu menyampaikan, pemerintah memberikan bantuan bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana secara bergelombang. Ia memastikan, penyaluran yang dilakukan hari ini bukanlah yang terakhir, melainkan tahap awal sesuai data yang diterima dari kepala daerah.

Eks Kapolri itu merinci, bantuan tersebut antara lain Rp15 juta untuk perbaikan rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rumah rusak berat atau hilang.

Khusus untuk rumah rusak berat atau hilang, bantuan sebesar Rp60 juta tersebut akan disalurkan melalui pembangunan rumah oleh pemerintah. Pembangunan dilakukan di lokasi semula maupun di lahan relokasi.

Tito memastikan jajaran pemerintah hadir. Pemerintah ditegaskan bakal terus bekerja keras mendorong pemulihan pascabencana di Sumatra, khususnya di Aceh Tamiang.

Melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, saat ini progres pemulihan telah mencapai hasil signifikan. Roda pemerintahan dan perekonomian pun berangsur pulih. Tito memastikan pemerintah akan terus bekerja keras hingga seluruh daerah betul-betul pulih seperti sedia kala.

"Meskipun ada beberapa daerah yang masih ada lumpurnya, kita harus bertarung. Tapi kita jangan berhenti. Saya tahu bahwa orang-orang Aceh, orang-orang yang petarung, yang kuat," ungkap Tito.

Ilustrasi rumah rusak akibat bencana. Foto: Dok. Kementerian Pertahanan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta pejabat terkait di lingkungan kementerian/lembaga.

Sementara itu, turut hadir secara virtual yakni Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto, Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta para kepala daerah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)