Prabowo Mau Mobil hingga Motor Full Listrik, Tenaganya dari Matahari

Presiden Prabowo Subianto saat berdiskusi dengan jurnalis dan ekonom. Foto: dok istimewa.

Prabowo Mau Mobil hingga Motor Full Listrik, Tenaganya dari Matahari

Ade Hapsari Lestarini • 19 March 2026 23:53

Hambalang: Presiden Prabowo Subianto mendorong ekosistem industri kendaraan beralih sepenuhnya ke listrik. Prabowo berharap bisa menggunakan sumber energi yang berasal dari tenaga surya.

"Saya ingin listriknya itu dari matahari. Kenapa? Kalau kita mau pakai mobil berbahan bakar combustion engine, mobil bensin atau solar, kita tetap bergantung pada impor," tegas Presiden dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis dan ekonom di Hambalang, Jawa Barat, Kamis, 19 Maret 2026.

Prabowo menjelaskan, transformasi tersebut tidak hanya mencakup mobil, tetapi juga sepeda motor. Dia mengungkapkan, pemerintah sudah melakukan simulasi terkait pengembangan kendaraan listrik.

"Waduh, savings-nya luar biasa. Luar biasa. Kalau strategi kita benar, keinginan kita ada, Insyaallah kita bisa hidupkan lagi industrialisasi. Tadi, boleh seratus langkah, tapi intinya what is the basic problem? The root of the problem? Apa akar masalahnya apa? Nah ini yang kita atasi," kata Presiden.



Ilustrasi. Foto: Freepik.

 


Indonesia berencana punya tenaga surya 100 gigawatt


Di sisi lain, Presiden menargetkan Indonesia memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt (GW) dalam waktu paling lambat dua tahun. Saat ini Indonesia sudah bisa memproduksi sekitar 11 GW tenaga surya dari dalam negeri.

Ia juga menyoroti masih adanya pembangkit listrik tenaga diesel sebesar 13 GW yang dinilai tidak efisien dan perlu dihentikan.

"Ini harus kita tutup. Tidak boleh lagi ada listrik dari diesel karena terlalu mahal. Saya kira dalam waktu dekat 13 GW bisa kita gantikan. Jadi, very soon, kita tidak akan pakai diesel solar untuk listrik. Itu penghematan kita pertama," tegas Prabowo.

Sebagai bagian dari strategi tersrbut, pemerintah berencana mendorong konversi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik, termasuk motor, mobil, hingga kendaraan berat seperti truk dan traktor.

"Jadi, nanti, orang kaya, yang punya Lamborgini, Ferrari, silakan pakai bensin bayar saja harga dunia. Mau USD200, 'lo orang kaya kok'. Kita sudah bikin simulasi. Ternyata, yang naik motor listrik, pengeluarannya turun hingga sekitar 20 persen. Seperlima. Jadi this is our game changer," kata Presiden Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)