Sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan 25 drone. (Anadolu Agency)
Arab Saudi Cegat 25 Drone di Tengah Eskalasi Konflik Iran
Willy Haryono • 15 March 2026 15:26
Riyadh: Arab Saudi mengumumkan pada Minggu, 15 Maret 2026, bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan 25 drone yang memasuki wilayah udara negaranya sepanjang malam.
Dilansir dari Anadolu Agency, Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan bahwa drone-drone itu terdeteksi memasuki wilayah udara kerajaan sejak Sabtu malam dan langsung dihancurkan oleh sistem pertahanan udara.
Namun, otoritas tidak memberikan rincian mengenai lokasi peluncuran drone tersebut maupun apakah serangan yang diduga itu menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.
Serangkaian serangan drone dan rudal di kawasan Teluk meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan lokasi strategis di negara-negara Arab.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengumumkan bahwa mereka telah menyerang Pangkalan Udara Prince Sultan di kota Al-Kharj, Arab Saudi. Pangkalan itu diketahui menjadi salah satu lokasi penempatan pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Serangan-serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meluas di Timur Tengah.