Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons kabar kematiannya dengan nada sarkastik. Foto: The Straits Times
Bernada Sarkastik, Netanyahu Tanggapi Spekulasi Kematiannya di Media Sosial
Muhammad Reyhansyah • 16 March 2026 14:52
Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons rumor di media sosial yang menyebut dirinya telah tewas dengan mengunggah video singkat pada 15 Maret 2026.
Dalam video yang diunggah melalui akun resmi X miliknya, Netanyahu terlihat menerima secangkir kopi panas di sebuah kafe di luar Yerusalem.
“Saya ‘mati’ untuk kopi,” ujarnya dengan nada sarkastik, menggunakan ungkapan sehari-hari dalam bahasa Ibrani yang berarti sangat menyukai sesuatu.
Mengutip The Straits Times, ucapan tersebut merujuk pada spekulasi di media sosial yang menyebut pidato televisinya baru-baru ini dibuat menggunakan kecerdasan buatan setelah muncul klaim bahwa ia terlihat memiliki enam jari pada salah satu tangannya.
Dalam video tersebut, Netanyahu juga mengimbau warga Israel untuk tetap mematuhi instruksi keselamatan jika terjadi serangan roket.
Ia menambahkan bahwa ketahanan masyarakat Israel memberikan kekuatan bagi dirinya, pemerintah, militer, dan badan intelijen Mossad.
“Kami melakukan hal-hal yang tidak bisa saya bagikan saat ini, tetapi kami menyerang Iran dengan sangat keras, dan juga Lebanon,” kata Netanyahu.
Pernyataan Netanyahu muncul ketika ketegangan dengan Iran terus meningkat.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada 15 Maret mengancam akan membunuh Netanyahu jika ia masih hidup.
Media pemerintah Iran, IRNA, melaporkan bahwa IRGC berjanji akan terus memburu dan membunuh Netanyahu yang mereka sebut sebagai “pembunuh anak-anak.”
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com