Warga Lampung Tengah Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Tanpa Kontraktor

Warga Lampung Tengah memperbaiki jalan rusak secara swadaya. Metrotvnews.com/ Imam Setiawan

Warga Lampung Tengah Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Tanpa Kontraktor

Imam Setiawan • 21 April 2026 18:09

Lampung Tengah: Jalan kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan di Lampung Tengah dibiarkan rusak parah selama belasan tahun. Kondisi ini mendorong warga untuk mengambil inisiatif memperbaikinya secara swadaya melalui patungan dan gotong royong.

Mulai dari pengangkutan material, pencampuran semen, hingga proses pengecoran dilakukan bersama tanpa melibatkan kontraktor. Gino, salah satu warga, mengatakan kondisi jalan yang rusak sudah terlalu lama dibiarkan hingga membahayakan masyarakat.

"Jalan ini sudah belasan tahun rusak dan belum pernah diperbaiki secara serius. Hampir setiap hari ada saja kendaraan yang rusak, bahkan sering terperosok karena lubangnya cukup dalam. Kalau hujan turun, lubang tertutup air jadi makin berbahaya, terutama untuk pengendara motor," ujar Gino di Lampung Tengah, Selasa, 21 April 2026.
 


Kondisi tersebut, kata dia, juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan pendidikan. Jalan itu merupakan akses utama untuk mengangkut hasil pertanian sekaligus jalur anak-anak menuju sekolah.

"Ini jalan utama kami. Hasil pertanian lewat sini semua, anak-anak sekolah juga lewat sini. Kalau jalannya rusak seperti ini, aktivitas jadi terganggu. Kami sudah lama menunggu perbaikan, tapi karena belum juga ada, akhirnya kami sepakat untuk patungan dan bangun sendiri semampu kami," kata Gino.


Warga Lampung Tengah memperbaiki jalan rusak secara swadaya. Metrotvnews.com/ Imam Setiawan


Warga mulai melakukan perbaikan di titik jembatan Kampung Muji Rahayu, Kecamatan Seputih Agung. Ruas jalan ini menjadi akses vital yang menghubungkan antarwilayah, sekaligus jalur utama distribusi hasil pertanian dan akses pelajar menuju sekolah.

Selama bertahun-tahun, kondisi jalan dipenuhi lubang, tidak rata, dan kerap tergenang saat hujan. Akibatnya, kecelakaan serta kendaraan rusak hingga terperosok menjadi hal yang sering dialami warga.


Warga Lampung Tengah memperbaiki jalan rusak secara swadaya. Metrotvnews.com/ Imam Setiawan


Tak ingin terus menunggu perbaikan, masyarakat Kampung Muji Rahayu berinisiatif menggalang dana secara swadaya. Dalam satu bulan, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp100 juta. Sumber dana tidak hanya berasal dari warga kampung, tetapi juga dari kontribusi warga yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

Pada tahap awal, warga berhasil membangun jalan sepanjang 40 meter dengan lebar 4 meter menggunakan metode cor semen. Aksi gotong royong ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, masyarakat mampu mengambil peran saat infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah belum juga terealisasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)