Hasil pemilahan sampah di Rorotan, Jakut. Foto: Metro TV/Dimas Chairullah.
Sempat Menolak, 97 Persen Warga RW 07 Rorotan Kini Rutin Pilah Sampah
Dimas Chairullah • 9 May 2026 12:32
Jakarta: Mengubah kebiasaan warga RW 07 Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, untuk memilah sampah dari rumah bukanlah hal instan. Melewati proses edukasi yang panjang dan sempat diwarnai penolakan, kini mayoritas warga mulai terbiasa memisahkan sampah organik dapur dan anorganik.
Kesadaran memilah sampah dari masyarakat pesisir ini menjadi energi positif dalam menyukseskan Gerakan Deklarasi Pilah Sampah dan Pencanangan HUT DKI Jakarta untuk Minggu, 10 Mei 2026.
"Kalau bahasa penolakan sih tidak, cuman paling komen warga begini, 'Dulu enggak ada pemilahan, dan kita juga kan sudah bayar, kenapa sekarang harus dipilah?'. Tapi alhamdulillah, setelah kita kasih pemahaman lagi, sekarang 97 persen warga sudah melakukan pemilahan secara serentak," kata Ketua RW 07 Rorotan, Idil Adha kepada Metrotvnews.com, Sabtu, 9 Mei 2026.
Perubahan pola pikir ini dirasakan langsung oleh warga di tingkat RT. Warga RT 18 Rorotan, Ibu Ida, mengaku pada awal program sekitar tiga bulan lalu, dirinya sering lupa dan masih mencampur sampah. Namun, rutinitas sehabis memasak kini membuatnya otomatis memisahkan kulit sayur ke ember khusus organik.

Warga Rorotan memilah sampah dapur sebelum diambil petugas kebersihan. Foto: Dok. Dinas Lingkungan Hidup.
Hal senada diungkapkan Estika, 49, yang menyebut lingkungan rumahnya kini terbebas dari kerumunan lalat. Menurutnya, pemisahan sampah sisa dapur dengan plastik membuat tempat sampah depan rumah tidak lagi dihinggapi lalat atau diacak-acak oleh kucing peliharaan.
Meski orang dewasa sudah mulai terbiasa, tantangan selanjutnya yaity menanamkan kesadaran pada anak-anak.
Warga bernama Darto, 50, menuturkan bahwa anak-anak remaja di rumahnya masih sering membuang sampah jajan sembarangan.
Para remaja belum sepenuhnya sadar untuk memisahkan sampah plastik dan sisa makanan. Sehingga orang tua harus terus berperan aktif mengingatkan.