Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, saat diwawancarai, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin
Calon Haji Embarkasi Makassar Diimbau Tak Unggah Kartu Nusuk ke Medsos
Muhammad Syawaluddin • 11 May 2026 07:55
Makassar: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengimbau seluruh jemaah agar tidak mengunggah Kartu Nusuk ke media sosial (medsos). Pasalnya, kartu tersebut memuat identitas lengkap dan layanan jemaah selama berada di Arab Saudi.
"Jadi Jangan sampai ini difoto lalu disebarluaskan," kata Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 10 Mei 2026.
Di dalam Kartu Nusuk tersimpan berbagai informasi penting mengenai calon jemaah haji. Data tersebut mencakup identitas lengkap, layanan transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga barcode yang digunakan selama berada di Tanah Suci.
Baca Juga :
Ia mengungkapkan jika Kartu Nusuk diunggah ke media sosial, identitas yang tercantum di dalamnya berpotensi dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. "Jika disebarkan bisa dimanfatkan orang tidak bertanggungjawab melakukan penipuan,"ujarnya.
Kartu Nusuk merupakan dokumen utama yang wajib dibawa oleh jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Tanpa kartu tersebut, jemaah berisiko ditolak masuk ke kawasan Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf maupun sai.

Ilustrasi ibadah haji. Dok. Istimewa
Tak hanya itu, kartu tersebut juga menjadi syarat utama bagi jemaah untuk memasuki kawasan Arafah saat puncak ibadah haji berlangsung.
Selain Kartu Nusuk yang perlu dijaga, Ikbal juga meminta jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta saling membantu sesama jemaah selama berada di Tanah Suci.
"Kami imbau jemaah jaga kesehatan dan kekompakan antarsesama jemaah. Ikuti imbauan petugas kloter," imbaunya.