Prabowo Sampaikan Duka Atas Gugurnya 3 Polisi di Kalteng

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setrpres.

Prabowo Sampaikan Duka Atas Gugurnya 3 Polisi di Kalteng

Anggi Tondi Martaon • 9 July 2026 19:17

Jakarta: Sebanyak tiga anggota Polri gugur saat mengungkap kasus narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

"Saya juga menyampaikan bela sungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan," kata Prabowo dikutip dari Antara, Kamis, 9 Juli 2026.

Kepala Negara menegaskan pemerintah akan terus peredaran narkoba dan berbagai pelanggaran hukum. Terutama korupsi, penyelundupan, dan judi online (judol).

"Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol yang sebenarnya sudah banyak kemajuan. Saya dapat laporan, judol dalam satu tahun sangat menurun," ungkap Prabowo.

RI 1 menegaskan pemerintah akan terus memperkuat upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan masyarakat dan negara.

Sebelumnya, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Mereka ialah Ipda (Anumerta) Sumariyanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana.

Ilustrasi. Foto: MI.

Peristiwa bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan menerima laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di desa tersebut pada Rabu, 1 Juli 2026. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang terduga pelaku berinisial BIO yang merupakan residivis kasus narkotika.

Tim Satresnarkoba kemudian bergerak ke lokasi dan tiba pada Kamis dini hari, 2 Juli 2026, untuk melakukan penangkapan. Saat proses penindakan berlangsung, petugas mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam.

Meskipun telah melepaskan tembakan peringatan, serangan terus berlanjut. Sehingga petugas melakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.

Situasi semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga diduga ikut menyerang petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya.

Tim Satresnarkoba kemudian berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah. Dalam proses evakuasi, sembilan personel berhasil diselamatkan, sedangkan tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas.

(Anggi Tondi)