Petugas gabungan menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar untuk membenahi sistem tata pengelolaan sampah di Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2026). Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.
Tempat Pembuangan Sampah Liar di Cakung Ditutup
Gabriella Thesa Widiari • 1 July 2026 13:31
Jakarta: Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, mempercepat penutupan tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan sistem tata pengelolaan sampah yang tertib dan berkelanjutan.
"Penutupan TPS liar bukan hanya memindahkan lokasi pembuangan sampah, tetapi bagian perubahan pola pengelolaan sampah yang harus dimulai dari lingkungan masing-masing," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, dilansir dari Antara, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurutnya, keberhasilan penataan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Tetapi, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus rt/rw, kader lingkungan, hingga warga.
Selain itu, jajaran pemerintah wilayah perlu melakukan pengawasan rutin terhadap bekas lokasi TPS liar agar tidak kembali digunakan sebagai TPS ilegal. Hingga pekan ini, sebanyak enam TPS liar di wilayah RW 03 yang berada di sepanjang Jalan Komarudin sisi barat jalan tol berhasil ditutup.
Pemerintah kelurahan juga telah menutup TPS di RW 09 dan RT 09/RW 08 Cakung Barat. Hal in dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tertata.
Sementara itu, Lurah Cakung Barat Yasir Habib Putra menargetkan praktik pembuangan sampah sembarang dapat dihapus secara bertahap, sekaligus mendorong masyarakat mengelola sampah sejak dari sumbernya. Upaya ini terus berlanjut dengan rencana penutupan TPS di wilayah RW 04 pada pekan depan.
.jpg)
Ilustrasi sampah. Foto: dok. Medcom.
Selain itu, Kelurahan Cakung Barat mengosongkan TPS Albo di RW 08 yang kini menjadi satu-satunya lokasi pembuangan sampah bagi warga di lingkungan tersebut.
"RW 08 merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk paling padat di Kelurahan Cakung Barat. Namun, kami menduga sampah yang menumpuk tidak hanya berasal dari warga setempat, melainkan juga dari pihak luar yang sebelumnya membuang sampah di TPS yang telah ditutup," kata Yasir.