Siswa SMPN 3 Bonang Demak Tetap Semangat Belajar Meski Sekolah Kebanjiran

Halaman SMP Negeri 3 Bonang tergenang banjir. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Siswa SMPN 3 Bonang Demak Tetap Semangat Belajar Meski Sekolah Kebanjiran

Rhobi Shani • 7 January 2026 14:44

Demak: SMP Negeri (SMPN) 3 Bonang di Kabupaten Demak tergenang banjir sejak sepekan terakhir. Hingga kini, genangan air sisa banjir dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter belum juga surut.

“Sudah banjir selama seminggu ini dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Penyebabnya karena SMPN 3 Bonang itu depan dan belakangnya sungai, kanan kiri persawahan dan tambak. Air di luar sudah lebih tinggi dibandingkan halaman sekolah,” kata Kepala SMPN 3 Bonang, Hery Sarwanto, Rabu, 7 Januari 2026.

Tingginya debit air di luar area sekolah membuat air tidak dapat dialirkan keluar meski pihak sekolah memiliki pompa air. Upaya pemompaan itu tidak membuahkan hasil karena air kembali masuk ke lingkungan sekolah akibat permukaan air di luar yang lebih tinggi.
 


“Padahal kita punya pompa air, tapi tidak bisa digunakan karena dipompa akan kembali lagi,” jelas Hery.

Menurut Hery, salah satu penyebab utama banjir adalah aliran sungai yang tidak lancar. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya tanaman eceng gondok yang menutupi aliran sungai.

“Selain itu, di bagian hilir banyak sungai yang didirikan rumah warga, sehingga aliran air terhambat,” kata Hery.


Kepala SMP Negeri 3 Bonang, Hery Sarwanto, menunjukan halaman sekolah tergenang banjir. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.


Saat ini, genangan air di halaman tengah sekolah mencapai sekitar 50 sentimeter. Hery memastikan air belum masuk ke teras dan ruang kelas, sehingga proses belajar mengajar masih bisa berjalan.

“Alhamdulillah, kemarin sekolah dibantu pembangunan revitalisasi oleh pemerintah melalui Depdiknas. Sekarang jalur penghubung antarkelas sudah aman dilalui. Kalau dulu tertutup air, sekarang sudah teratasi,” ungkap Hery.

Pihak sekolah berharap dilakukan peninggian bangunan kelas sebagai langkah awal penanganan banjir. Mereka juga menginginkan penataan aliran sungai agar genangan air dapat teratasi.

“Walaupun kondisinya demikian, tidak menyurutkan semangat belajar siswa dan semangat berkarya guru serta karyawan. InsyaAllah kami saling bahu-membahu mendidik anak-anak calon pemimpin bangsa,” ujar Hery.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)