Sentimen Tarif Impor AS dan The Fed Antar Rupiah ke Rp17.963/USD

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Sentimen Tarif Impor AS dan The Fed Antar Rupiah ke Rp17.963/USD

Ade Hapsari Lestarini • 24 July 2026 17:56

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, bergerak melemah 27 poin atau 0,15 persen menjadi Rp17.963 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.936 per USD.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp17.973 per USD dari sebelumnya Rp17.915 per USD.

 
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi pemberlakuan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia.
 
"Trump resmi memberlakukan tarif impor baru terhadap barang dari 60 mitra dagang mulai Jumat, 24 Juli 2026. Kebijakan tersebut menetapkan tarif sebesar 10 persen dan 12,5 persen terhadap berbagai produk impor, termasuk barang asal Indonesia,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 24 Juli 2026.

 

Tarif impor baru Trump

 
Penerapan tarif baru ini dilakukan setelah berakhirnya kebijakan tarif sementara sebesar 10 persen yang sebelumnya diberlakukan selama 150 hari.
 
Pemerintah AS menyebut kebijakan tersebut merupakan langkah untuk mendorong negara-negara mitra dagang memperketat larangan terhadap produk yang dibuat menggunakan tenaga kerja paksa.
 
Di samping itu, data pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan menambah kekhawatiran Federal Reserve dapat mempertahankan sikap kebijakan yang restriktif.
 
“Klaim pengangguran awal secara tak terduga turun menjadi 187 ribu, level terendah dalam beberapa dekade, mendorong imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun acuan ke level tertinggi sejak Januari 2025,” ungkap Ibrahim.

(Ade Hapsari Lestarini)