PM Israel Benjamin Netanyahu. (Anadolu Agency)
Kubu Netanyahu Diproyeksikan Raih 56 Kursi Parlemen, Tak Cukup untuk Capai Mayoritas
Willy Haryono • 28 October 2026 13:55
Tel Aviv: Kubu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diproyeksikan memperoleh 56 kursi di Knesset, lima kursi di bawah ambang mayoritas, di saat penghitungan suara pemilu parlemen mencapai 49,7 persen pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Sementara itu, blok oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot diproyeksikan meraih 49 kursi. Partai-partai yang didominasi warga Arab diperkirakan memperoleh 15 kursi sisanya, menurut surat kabar Yedioth Ahronoth yang mengutip Komite Pemilihan Umum Pusat Israel.
Dengan demikian, kedua blok utama diperkirakan belum mencapai 61 kursi yang dibutuhkan untuk memperoleh mayoritas di parlemen yang memiliki 120 kursi.
Partai-partai Arab berpotensi memainkan peran penting dalam pembentukan pemerintahan. Jika bersedia mendukung blok Eisenkot, gabungan 15 kursi mereka dapat membuat blok tersebut menguasai 64 kursi, cukup untuk mencapai mayoritas.
Di antara partai-partai peserta pemilu, Likud pimpinan Netanyahu diproyeksikan memimpin dengan 27 kursi, disusul Yashar pimpinan Eisenkot dengan 21 kursi.
Aliansi Together dan Joint List yang didominasi partai-partai Arab masing-masing diproyeksikan meraih 11 kursi. Berikutnya, Partai Democrats dan United Torah Judaism diperkirakan memperoleh masing-masing sembilan kursi.
Yisrael Beiteinu diproyeksikan meraih delapan kursi, sedangkan Shas dan Otzma Yehudit masing-masing diperkirakan memperoleh tujuh kursi. Sementara itu, Religious Zionism diproyeksikan meraih enam kursi dan United Arab List (Ra'am) empat kursi.
Hasil tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring berlanjutnya penghitungan suara.
Baca juga: Unggul Tipis atas Netanyahu, Kubu Oposisi Israel Bersorak-sorai di Tel Aviv