Kemlu Koordinasikan Pemulangan Dua WNI yang Tewas saat Memancing di Ibaraki Jepang

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah. (Metrotvnews.com / Muhammad Reyhansyah)

Kemlu Koordinasikan Pemulangan Dua WNI yang Tewas saat Memancing di Ibaraki Jepang

Willy Haryono • 2 November 2026 16:29

Jakarta: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memantau penanganan kasus dua warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat memancing di Kota Kashima, Prefektur Ibaraki, Jepang.

Melalui keterangan tertulis kepada awak media, Senin, 2 November 2026, Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan bahwa kedua korban meninggal dunia setelah terjatuh ke laut akibat dihantam ombak besar pada Minggu, 1 November 2026.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat di sebuah tanggul pantai. Saat itu, empat pria WNI sedang memancing dan terjatuh ke laut. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua lainnya dilaporkan hilang.

Satu hari berselang pada Senin ini, Japan Coast Guard menemukan jenazah kedua WNI yang sebelumnya dilaporkan hilang. Keduanya masing-masing berinisial TT dan MSP, berusia 21 tahun, serta diketahui merupakan peserta magang di Jepang.

"KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan Japan Coast Guard, kepolisian setempat, serta kumiai untuk mengurus asuransi pemagang sebagai bagian dari proses pemulangan kedua jenazah ke Indonesia," ujar Heni.

"Kementerian Luar Negeri c.q. KBRI Tokyo akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan proses pengurusan dan pemulangan jenazah kedua WNI dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," sambungnya.

Kemlu RI memastikan koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan terus dilakukan hingga proses pengurusan dan pemulangan jenazah kedua WNI selesai.

Baca juga: Dua WNI Tewas Tenggelam saat Memancing di Jepang, Dua Lainnya Selamat

(Willy Haryono)