Ilustrasi jenazah. Foto: dok. MI
Polisi Selidiki Temuan Mayat Terikat di Kamar Kos Jaktim
Gabriella Thesa Widiari • 8 October 2026 19:38
Jakarta: Polisi menyelidiki penemuan mayat di dalam sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 017/RW 002, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim). Korban diketahui seorang perempuan bernama KDA, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi terikat.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan menggunakan tali rafia," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi dilansir dari Antara, Kamis, 8 Oktober 2026.
Budi menjelaskan penemuan mayat itu bermula ketika pemilik atau pengelola kamar kos Sundiyah hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel.
Menurut keterangan saksi, pria tersebut datang pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 12.00 WIB dan memberitahukan niatnya untuk menyewa kamar kos.
"Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa pukul 17.00 WIB, sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP," ujar Budi.
Hingga Kamis, calon penyewa tersebut tidak kunjung datang maupun menyerahkan dokumen identitas. Pengelola kos yang curiga kemudian memutuskan mengecek keberadaan kamar bersama ketua RT dan petugas Bhabinkamtibmas setempat.
"Informasi itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah ketua RT dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat," ucap Budi.

Polisi temukan mayat perempuan di kamar kosan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Foto: Antara.
Saat pintu dibuka, petugas menemukan jasad KDA tergeletak di dalam kamar mandi dalam kondisi terikat dan mengeluarkan bau tidak sedap. Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
Penyidik masih mendalami hubungan antara korban dengan pria bernama Daniel yang berencana menyewa kamar tersebut. Polisi terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kematian korban.