Pengerjaan proyek saluran air dan penataan trotoar di sepanjang Jalan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.
Warga Berharap Penataan Trotoar Jalan Lubang Buaya Cepat Rampung
Metro TV • 8 October 2026 07:14
Jakarta: Warga serta para pelaku usaha setempat berharap pengerjaan proyek saluran air dan penataan trotoar di sepanjang Jalan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, segera dirampungkan. Percepatan pengerjaan tersebut sangat diharapkan agar akses ke deretan pertokoan kembali terbuka luas dan arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal.
“Lumayan mengganggu ya, tapi mau bagaimana lagi, harus pasrah,” ujar Erwin, salah seorang penjual nasi goreng di ruko sekitar lokasi, pada Rabu malam, 7 Oktober 2026.
Baca Juga :
“Ada kali 3 mingguan, sempat tutup 8 harian,” ujar Erwin.
Keluhan senada disampaikan Alvin, seorang warga setempat. Menurutnya, aktivitas galian di koridor Jalan Lubang Buaya memang tergolong sering terjadi, namun pengerjaan pada periode ini dinilai paling berdampak bagi kelangsungan usaha warga sekitar.
“Galian di sini sudah lumayan sering dalam satu tahun bisa beberapa kali galian, dan di bulan September 2026 ini yang paling parah, karena merugikan toko-toko,” ujar Alvin.
Pengerjaan proyek saluran air dan penataan trotoar di sepanjang Jalan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.
Alvin mengungkapkan bahwa lubang-lubang galian menutup akses konsumen yang hendak berkunjung ke tempat usaha warga. Selain itu, pengerjaan proyek memicu polusi debu serta tumpukan tanah yang mencemari area sekitar pertokoan.
“Untuk akses toko jadi terhalang lubang-lubang, ditambah debu sama tanahnya itu kelihatan jelas menempel di sekitar area toko,” ujar Alvin.
Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi lokal, penyempitan bahu jalan akibat proyek fasilitas publik ini turut memperparah kemacetan lalu lintas harian. Salah seorang pengguna jalan, Afif, mengeluhkan antrean kendaraan yang kian mengular panjang, terutama pada jam-jam sibuk.
“Tanpa ada galian saja sudah macet, ditambah ada ini ya lebih macet lagi. Biasa macet di pagi dan sore hari,” ujar Afif.
(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)