Ketua Umum DPP Petani NasDem Arif Rahman. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.
Perluas Cakupan Pembinaan, Petani NasDem Ubah Nama Organisasi
Muhammad Adyatma Damardjati • 22 October 2026 19:01
Jakarta: DPP Petani NasDem menyepakati perubahan nama organisasi menjadi Petani dan Nelayan NasDem dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. Langkah ini guna memperluas cakupan pembinaan organisasi di sektor pertanian dan maritim.
"Kita akan membahas mengenai perubahan tupoksi nama, dari Petani NasDem menjadi Petani dan Nelayan NasDem. Supaya cakupan kita tidak hanya di petani, tapi juga masuk ke wilayah petani dan nelayan," ujar Ketua Umum DPP Petani NasDem Arif Rahman saat ditemui di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.
Arif menjelaskan Rakernas I ini turut menyoroti isu strategis terkait reforma agraria dan konservasi lingkungan. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara ahli.
Sebagai wujud nyata konservasi di tingkat daerah, organisasi mewajibkan pembuatan demplot atau pusat konservasi seluas dua hektare di setiap wilayah. "Jadi 2 hektar tanah nanti yang diwajibkan itu menjadi pusat konservasi," tegas Arif.

DPP Petani NasDem menyepakati perubahan nama organisasi menjadi Petani dan Nelayan NasDem dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.
Selain itu, Rakernas akan dilanjutkan dengan perumusan blueprint gerakan serta pemetaan laporan potensi dari masing-masing daerah. Arif menambahkan, pendataan potensi daerah tersebut krusial untuk membentuk tim khusus yang akan membangun ekosistem bisnis terintegrasi secara tepat sasaran.
"Ini yang nantinya kita akan buat tim untuk membentuk ekosistem bisnis dari hulu sampai hilir tentang bisnis di masing-masing daerah," jelas Arif.