Menperin Ungkap Syarat Utama Tenaga Kerja Lokal Bisa Terserap Industri

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji dalam program Top Economy. Dok. Metro TV.

Menperin Ungkap Syarat Utama Tenaga Kerja Lokal Bisa Terserap Industri

Muhamad Marup • 4 November 2026 08:47

Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji, mengungkapkan syarat utama tenaga kerja lokal bisa terserap industri di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya, tenaga kerja lokal harus memiliki kemampuan yang cocok dengan kebutuhan industri tersebut.

"Asalkan satu syaratnya. Syaratnya ya, mereka memiliki kemampuan yang cocok dengan industri itu," sebut Sarmuji, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 3 November 2026.

Ia menjelaskan, butuh timbal balik antara warga sekitar dengan industri. Menurutnya, industri terbuka untuk menyerap tenaga kerja lokal, terbukti dari beberapa kawasan industri.

"Banyak di kawasan-kawasan industri sudah kita pantau penyerapan tenaga kerja lokalnya maksimal," tuturnya.


Top Economy edisi Menteri Sarmuji Bicara Rekor Industri. Dok. Metro TV


Sarmuji mendorong peran pemerintah daerah (pemda) untuk mewujudkan hal tersebut. Menurutnya, pemda berperan penting untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan masyarakat sekitar.

Ia menyebut, banyak industri berniat untuk menyerap tenaga kerja lokal, tapi kemampuan yang tersedia tidak cocok. Menurutnya, upaya pemerintah pusat untuk mewajibkan industri menyerap tenaga kerja lokal juga harus diikuti peran pemda.

"Pemerintah daerah juga mesti menyajikan daftar keahlian yang sudah bisa dipenuhi untuk diserap oleh dunia industri," terangnya.

Sarmuji juga menyinggung salah satu masalah yang masih terjadi yaitu hubungan antara dunia pendidikan dan industri atau link and match. Menurutnya, selama tidak ada pertautan antara industri dan pendidikan, maka ada jarak kebutuhan industri dengan para lulusan.

"Sepanjang tidak ada pertautan antara industri dan pendidikan, sepanjang itu juga akan ada jarak kemampuan yang dibutuhkan oleh industri dengan lulusan sekolah kita," ucapnya.

(Muhamad Marup)