Ilustrasi Bank Indonesia. Foto: MI/Rommy Pujianto
BI Rate Ditahan Tetap 6%
Annisa ayu artanti • 21 December 2023 14:58
Jakarta: Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,00 persen. Suku bunga deposit facility sebesar 5,25 persen dan suku bunga lending facility sebesar 6,75 persen.
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis, 21 Desember 2023.
Perry menjelaskan, keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00 persen tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilitas nilai tukar rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen pada 2024.
"Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,"ucap dia.
Menurutnya, kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga.
Baca juga: BI Diperkirakan Kembali Tahan Suku Bunga
Perubahan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate menjadi BI Rate
Perry juga mengatakan, terhitung mulai 21 Desember 2023, Bank Indonesia menggunakan nama BI-Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter."Penggantian nama ini tidak mengubah makna dan tujuan BI Rate sebagai stance kebijakan moneter Bank Indonesia, serta operasionalisasinya tetap mengacu pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor tujuh hari," jelas dia.