Kegiatan pembukaan bursa kerja daring menggunakan aplikasi Nyari Gawe. (Metrotvnews.com/ Antonio)
Pemkot Bekasi Ajak Warga Cari Kerja Lewat Aplikasi Nyari Gawe
Antonio • 27 October 2026 11:31
Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mendorong warga agar memanfaatkan platform “Nyari Gawe” milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mendapatkan pekerjaan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan pemanfaatan platform digital menjadi langkah penting dalam proses pencarian kerja. Masyarakat diharapkan mendapat kepastian bahwa pencarian kerja dapat dilakukan melalui jalur resmi tanpa menggunakan jasa calo.
“Sekarang sudah tidak ada waktunya lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga masyarakat yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga dari luar daerah yang masih mengandalkan sistem perekrutan tenaga kerja secara tatap muka,” kata Tri di Bekasi, Senin, 26 Oktober 2026.
Tri juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Melalui informasi lowongan dan verifikasi terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), pencari kerja diharapkan dapat lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas legalitasnya.
Tri mengungkapkan masih ada warga Kota Bekasi yang berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal. Kondisi tersebut berisiko menghilangkan jaminan keselamatan, kepastian pekerjaan, serta akses perlindungan dan komunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di negara tujuan.
Dari sisi sasaran, aplikasi Nyari Gawe terbuka bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Rentang usia pencari kerja juga bervariasi, termasuk masyarakat berusia hingga 45 tahun, menyesuaikan kebutuhan dan persyaratan pada masing-masing lowongan.
.jpg)
Kegiatan pembukaan bursa kerja daring menggunakan aplikasi Nyari Gawe. (Metrotvnews.com/ Antonio)
Ketersediaan informasi lowongan kerja melalui platform digital membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah dan transparan. Mengingat, tingkat pengangguran di Kota Bekasi masih berada di kisaran 7 persen.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong optimalisasi aplikasi Nyari Gawe untuk memudahkan masyarakat mengakses lowongan kerja. Hal ini dapat menciptakan proses rekrutmen yang lebih transparan.
Melalui program tersebut, perusahaan didorong untuk aktif memasukkan informasi lowongan kerja ke dalam platform. Pencari kerja dapat berinteraksi dan mendaftarkan diri secara langsung tanpa perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar.
Upaya tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan bursa kerja daring yang berpindah lokasi setiap pekan ke berbagai kawasan industri dan perusahaan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kawasan industri baru serta kabupaten/kota yang sedang mengembangkan sektor industri.