Ilustrasi banjir Jakarta. Foto: Metro TV/Christian.
BPBD Jakarta Siapkan Langkah Antisipasi dan Mitigasi Banjir
Farhan Zhuhri • 12 November 2024 15:56
Jakarta: Pemerintah Provinsi Jakarta telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Isnawa Adji mengatakan langkah-langkah ini melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pihak dan penguatan infrastruktur pengendalian banjir.
"Koordinasi dan kesiapsiagaan dengan melakukan penguatan koordinasi, penyebaran informasi, dan penyiagaan petugas," ujar Isnawa melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 November 2024.
Kedua, infrastruktur pengendalian banjir dengan melakukan normalisasi sungai, pembangunan tanggul, dan pembangunan infrastruktur tambahan. Operasional dan pemeliharaan dengan melakukan optimalisasi sarana dan prasarana, pengerukan sedimen, dan satuan tugas khusus.
Pihaknya bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah melakukan pemetaan wilayah titik banjir di Jakarta dan sekitarnya sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani bencana banjir yang kerap terjadi. Terutama, menjelang musim hujan.
| Baca juga: Revisi UU DKJ untuk Tambah Pasal Kekhususan Jakarta |
Pemerintah Jakarta juga telah menjalin komunikasi yang erat dengan daerah penyangga seperti Bogor dan Depok dalam upaya mitigasi banjir. Khususnya, terkait pengelolaan sungai Ciliwung yang merupakan salah satu zona rawan banjir.
"Langkah ini diambil untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana banjir yang dapat mempengaruhi wilayah Jakarta dan sekitarnya," jelasnya.
Guna mengurangi risiko banjir dan mempromosikan kesadaran masyarakat, pihaknya juga meluncurkan program sosialisasi yang komprehensif. Seperti membagikan informasi cuaca dan banjir, penyiagaan petugas penanggulangan bencana, memberikan edukasi masyarakat, serta partisipasi masyarakat.
"Dengan program sosialisasi ini, Pemprov Jakarta berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko banjir dan pentingnya partisipasi aktif dalam mitigasi bencana," pungkasnya.