3 Pekerja Proyek Tewas Tertabrak Truk di Tol Wiyoto Wiyono Jakarta Utara

Sebanyak tiga orang pekerja pemeliharaan jalan tol meninggal dunia akibat ditabrak oleh sebuah truk wing box tronton di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kilometer 20.200 A. Foto: ANTARA/HO-Ditlantas Polda Metro Jaya.

3 Pekerja Proyek Tewas Tertabrak Truk di Tol Wiyoto Wiyono Jakarta Utara

Siti Yona Hukmana • 10 September 2026 10:39

Jakarta: Sebanyak tiga pekerja pemeliharaan jalan tol meninggal dunia akibat ditabrak sebuah truk wing box tronton di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kilometer 20.200 A dari arah Tanjung Priok menuju Pluit, Jakarta Utara. Insiden itu terjadi pada Rabu malam, 9 September 2026.

"Diduga pengemudi kendaraan truk wing box tronton tersebut mengalami tidur sesaat atau microsleep, sehingga menabrak traffic cone (kerucut lalu lintas), lalu dilanjutkan menabrak kendaraan pikap operasional beserta para pekerja yang sedang mengerjakan proyek jalan tol," kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 10 September 2026.

Rieki menjelaskan kecelakaan yang terjadi pukul 23.40 WIB itu bermula ketika truk tronton bernomor polisi B 9334 DU yang dikemudikan Ferdy Yulianto Ardi melaju di lajur satu. Lajur tersebut dari arah Tanjung Priok menuju Pluit.

"Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan konsentrasi hingga menabrak kendaraan operasional Citra Marga bernomor polisi B 9468 UAO yang sedang terparkir untuk perbaikan jalan," ujar Rieki.

Kecelakaan lalu lintas/Ilustrasi Istimewa

Akibat insiden tersebut, dua pekerja atas nama Suroto (petugas pengawas beton) dan Yunus (Tenaga Harian Lepas/THL) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, satu pekerja lainnya bernama Baharudin meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.

"Selain korban meninggal dunia, dua pekerja proyek lainnya juga mengalami luka-luka. Korban bernama Sugito mengalami luka di bagian kepala, punggung, tangan, dan kaki kanan," ucap Rieki.

Sedangkan, korban bernama Akbar mengalami keseleo dan luka lecet akibat terpelanting hingga jatuh ke Kali Ancol yang berada di bawah kolong jalan tol. Petugas kepolisian bersama pihak pengelola jalan tol telah mengevakuasi terhadap para korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Kendaraan truk dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian depan. Sementara, mobil pikap operasional ringsek parah pada bagian belakang.

"Saat ini penanganan perkara dan barang bukti telah diserahkan kepada Piket Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Rieki.

(Siti Yona Hukmana)