Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan 2 Warga Palestina, 13 Lain Terluka

Serangan drone Israel menargetkan kendaraan sipil di Kota Gaza dan menewaskan dua warga Palestina. (Anadolu Agency)

Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan 2 Warga Palestina, 13 Lain Terluka

Willy Haryono • 13 September 2026 17:21

Gaza: Dua warga Palestina tewas dan 13 lainnya terluka setelah sebuah kendaraan sipil menjadi sasaran serangan drone Israel di Kota Gaza, Minggu, 13 September 2026.

Sumber medis mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency bahwa serangan terjadi di kawasan Tel al-Hawa, Kota Gaza, ketika drone Israel menyerang sebuah kendaraan sipil.

Dua warga Palestina yang berada di dalam kendaraan tewas dalam serangan tersebut. Sementara itu, 13 orang lainnya mengalami berbagai luka.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa drone menembakkan sedikitnya dua rudal ke arah kendaraan. Dua penumpang di dalamnya disebut tewas seketika, sementara sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi turut mengalami luka.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas kedua korban maupun kondisi 13 orang yang terluka.

Serangan di Sejumlah Wilayah Gaza

Secara terpisah, pasukan Israel dilaporkan menembakkan artileri ke arah rumah-rumah warga Palestina di timur laut kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah.

Sumber lokal juga melaporkan kendaraan militer Israel melepaskan tembakan berat ke arah bangunan dan tenda yang menjadi tempat tinggal warga Palestina yang mengungsi di wilayah selatan Khan Younis.

Saksi mata mengatakan kapal perang Israel juga melepaskan tembakan ke arah garis pantai Khan Younis. Belum ada keterangan mengenai korban dari rangkaian serangan tersebut.

Serangan terbaru terjadi di tengah berlakunya kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dimulai pada 10 Oktober 2025.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran terhadap gencatan senjata yang diberlakukan sejak tanggal tersebut telah menewaskan 1.369 warga Palestina dan melukai 4.627 lainnya hingga Sabtu kemarin.

Korban Perang Gaza Tembus Puluhan Ribu

Perang Israel di Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menimbulkan korban dalam jumlah besar. Menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 73.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka sejak perang dimulai.

Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan luas terhadap infrastruktur dan kawasan permukiman di seluruh Jalur Gaza. Data korban tersebut berasal dari otoritas Gaza dan belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.

Sementara itu, serangan terhadap kendaraan di Tel al-Hawa serta penembakan di sejumlah wilayah lain kembali menyoroti rapuhnya situasi keamanan di Gaza meski gencatan senjata masih berlaku.

Baca juga: Palestina Sambut Baik Deklarasi BRICS yang Tolak Pemindahan Paksa dari Gaza

(Willy Haryono)