Laksamana Alireza Tangsiri, Komandan Angkatan Laut Pasukan Garda Revolusi Islam. (ParsToday)
Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Angkatan Laut IRGC
Riza Aslam Khaeron • 26 March 2026 17:37
Tel Aviv: Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim bahwa Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Laksamana Alireza Tangsiri, tewas dalam serangan Israel.
Tangsiri disebut sebagai sosok yang bertanggung jawab langsung atas operasi penambangan dan penutupan Selat Hormuz terhadap lalu lintas maritim.
Melansir The Times of Israel pada Kamis, 26 Maret 2026, Katz menyampaikan pernyataan tersebut dalam penilaian situasi dengan pejabat militer pada Kamis.
"IDF (militer Israel) melenyapkan komandan Angkatan Laut IRGC, orang yang langsung bertanggung jawab atas operasi teror penambangan dan pemblokiran Selat Hormuz untuk lalu lintas maritim," kata Katz.
Menurut pejabat Israel yang dikutip media tersebut, Tangsiri ditargetkan di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran, saat sedang bertemu dengan komandan senior Angkatan Laut IRGC.
Jika dikonfirmasi, kematiannya akan menjadi yang terbaru dalam serangkaian penargetan pejabat senior Iran dalam perang yang sedang berlangsung. Israel terakhir kali membunuh pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani pada minggu lalu.
| Baca Juga: Profil Mohammad Baqer Zolghadr, Pejabat Keamanan Iran dan Pengganti Ali Larijani |
Belum ada komentar resmi dari Iran atau militer Israel mengenai klaim Menhan Katz ketika berita ini disusun.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei dan memicu perang di Timur Tengah.
Teheran sejak itu membalas dengan serangan wahana tanpa awak (drone) dan rudal di seluruh kawasan, termasuk serangan terhadap negara-negara Teluk Arab dengan berandil menargetkan markas-markas AS di wilayah-wilayah tersebut.
Iran juga terus mempertahankan cengkeraman di Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang dilalui seperlima minyak dunia.