BPS: Indeks Ketimpangan Gender di Jakarta Terendah di Nasional

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto. Foto: Antara.

BPS: Indeks Ketimpangan Gender di Jakarta Terendah di Nasional

Anggi Tondi Martaon • 5 May 2026 23:53

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jakarta pada 2025 tercatat sebesar 0,144. Hal itu membuat IKG di Ibu Kota menjadi yang terendah secara nasional.

"Ketimpangan terendah atau kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan paling baik di DKI Jakarta dibandingkan provinsi lain. Dan secara perbandingan, IKG nasional adalah 0,402, jauh di atas dari IKG DKI," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, dikutip dari Antara, Selasa, 5 Mei 2026.

IKG mengukur ketimpangan antara laki-laki dan perempuan yang dilihat dari tiga dimensi. Yakni, kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan keterlibatan di pasar tenaga kerja.

Kadarmanto menjelaskan, IKG bergerak dari 0-1. Semakin kecil nilai IKG, maka semakin rendah tingkat ketimpangan gender yang terjadi, atau ketimpangan menjadi semakin baik antara laki-laki dan perempuan.

"Perbaikan terjadi pada seluruh dimensi penyusun IKG, terutama pada dimensi kesehatan reproduksi yang semakin baik serta peningkatan capaian pendidikan perempuan," ujar Kadarmanto.

Dia juga menyebutkan IKG DKI Jakarta terus mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir. Pada 2022, IKG Jakarta tercatat sebesar 0,320, kemudian menurun menjadi 0,256 pada 2023, lalu 0,147 pada 2024.

"IKG DKI turun menjadi 0,144 atau turun sebesar 0,003 poin dibandingkan IKG tahun 2024, yang mencerminkan penurunan ketimpangan gender di DKI Jakarta," tutur Kadarmanto.

Ilustrasi BPS. Foto: MI.

Kendati IKG DKI Jakarta terendah secara nasional, masih terdapat variasi ketimpangan antarwilayah kabupaten kota. Ketimpangan tertinggi tercatat di Kabupaten Kepulauan Seribu dengan angka 0,199, sementara Jakarta Selatan menjadi yang terendah dengan angka 0,124.

"Ketimpangan terendah ada di Jakarta Selatan, diikuti Jakarta Timur (0,130), kemudian Jakarta Pusat (0,142), Jakarta Barat (0,147), Jakarta Utara (0,175), dan Kepulauan Seribu," ungkap Kadarmanto. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)