Warga Jabar di Timur Tengah Diminta Waspada

Ilustrasi - Serangan AS dan Israel ke Iran pada 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Warga Jabar di Timur Tengah Diminta Waspada

Roni Kurniawan • 4 March 2026 11:11

Bandung: Warga Jawa Barat (Jabar) yang berada di kawasan Timur Tengah diminta tetap waspada di tengah eskalasi konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran. Gubernur Dedi Mulyadi  berharap mereka dapat menjaga diri dan terus memantau perkembangan situasi keamanan setempat.

"Semoga kita dalam keadaan sehat, nyaman, dan khusyuk berpuasa," ujar Dedi melalui Humas Jabar, Rabu, 4 Maret 2026.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga membuka layanan hotline untuk memastikan kondisi dan keselamatan warga. Nomor yang dapat dihubungi adalah 0821-2603-0038. 
 


Layanan ini disediakan sebagai jalur komunikasi bagi warga Jabar yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan situasi terkini di wilayah mereka.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran juga telah menerbitkan surat imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Dalam surat tersebut, WNI diminta segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan diri dan keluarga masing-masing.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Dok. Metrotvnews.com).


KBRI Teheran mengimbau seluruh WNI untuk memberikan pembaruan informasi mengenai kondisi di wilayahnya melalui grup koordinasi yang telah disediakan. WNI juga diminta mematuhi seluruh aturan serta arahan dari otoritas keamanan setempat guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Pemprov Jabar memastikan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI di luar negeri. Koordinasi diperlukan untuk memantau perkembangan situasi serta menjamin keselamatan warga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)