Ilustrasi. Foto: Freepik.
Update Harga Minyak Dunia: Brent Tembus USD105/Barel
Ade Hapsari Lestarini • 24 April 2026 08:02
Jakarta: Harga minyak mentah dunia Brent untuk pengiriman Juni naik USD3,16 atau 3,1 persen menjadi USD105,07 per barel di London ICE Futures Exchange.
Melansir Xinhua, Jumat, 24 April 2026, harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni meningkat USD2,89 atau 3,11 persen menjadi USD95,85 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak dunia memperpanjang kenaikan mingguan yang besar, karena ketegangan tetap tinggi di dalam dan sekitar Selat Hormuz menyusul serangkaian aktivitas angkatan laut. Laporan media Israel yang mengatakan salah satu negosiator utama Iran telah mengundurkan diri juga memperburuk suasana.
Selat tersebut tetap ditutup karena AS dan Iran tampaknya berada dalam kebuntuan. Iran telah menolak kemungkinan negosiasi lebih lanjut selama AS mempertahankan blokade angkatan lautnya, sementara Presiden Donald Trump telah meminta Teheran untuk sepenuhnya membuka kembali selat tersebut sebelum kesepakatan perdamaian besar dapat ditandatangani.
"Pasar harus menyesuaikan kembali ekspektasi. Seiring memudarnya harapan, realitas gangguan pasokan akan muncul, sehingga harga masih memiliki potensi kenaikan lebih lanjut. Jika tidak ada kemajuan yang dicapai, pasar akan semakin mati rasa terhadap kebisingan dan berita utama yang telah mendikte pergerakan harga baru-baru ini," kata analis di ING dalam sebuah catatan.
.jpg)
Trump meningkatkan retorika tentang Selat Hormuz
Trump mengatakan telah memerintahkan angkatan laut AS untuk menembak dan membunuh kapal apa pun yang menempatkan ranjau di perairan selat tersebut.
"Selain itu, kapal-kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan agar aktivitas tersebut dilanjutkan, tetapi dengan intensitas tiga kali lipat!" kata presiden di layanan Truth Social miliknya.
Axios melaporkan Iran telah memasang lebih banyak ranjau di selat tersebut, mengutip seorang pejabat AS. Unggahan Trump muncul setelah serangan dan penyitaan kapal di dalam dan sekitar selat tersebut menambah ketegangan antara AS dan Iran, meskipun Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata pada Selasa.
Militer AS mengatakan telah menahan sebuah kapal tanker minyak yang berafiliasi dengan Iran, dengan Departemen Pertahanan mengungkap rekaman yang diduga menunjukkan pasukan Amerika di dek kapal tersebut di Samudra Hindia. Sementara itu, Iran juga mengungkapkan sebuah video yang tampaknya menunjukkan tentaranya menaiki kapal kargo di dekat selat tersebut.