Kasus Oplos Gas, Pelaku Pilih Lokasi Pinggir Jalan Tol untuk Samarkan Bising

Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram terbongkar di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.

Kasus Oplos Gas, Pelaku Pilih Lokasi Pinggir Jalan Tol untuk Samarkan Bising

Muhammad Adyatma Damardjati • 17 September 2026 15:08

Tangerang Selatan: Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Pelaku sengaja memanfaatkan area pinggir jalan tol untuk menyamarkan deru bising dan bau gas.

"Proses pemindahan dilakukan di area lain di pinggir jalan tol. Sehingga, bisa tersamar dengan adanya suara bising dan bau gas yang diharapkan tidak menimbulkan kecurigaan oleh masyarakat," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Moh. Irhamni dalam konferensi pers di TKP, Kamis, 17 September 2026.
 


Irhamni membeberkan, para pelaku mengumpulkan tabung gas melon dari berbagai pangkalan. Lalu memindahkan isinya ke tabung nonsubsidi ukuran 12 kilogram hingga 50 kilogram di pinggir tol.

"Yang tiga kilogram ini proses penyalahgunaannya adalah dia mengumpulkan dari pangkalan-pangkalan. Kemudian dikumpulkan di area sebelah jalan tol itu, kemudian dipindahkan dari 3 kilo ke 12 ataupun 50," ujar Irhamni.


Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram terbongkar di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.

Setelah pengoplosan rampung, gas hasil suntikan tersebut diangkut kembali menuju gudang penyimpanan di Pondok Aren untuk siap diedarkan ke masyarakat. Praktik ilegal ini tercatat telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu sebelum akhirnya digerebek kepolisian.

"Setelah selesai baru dipindahkan ke tempat TKP ini untuk dijual belikan. Ini adalah gudangnya," tegas Irhamni.

Dari hasil penggerebekan tersebut, penyidik mengamankan sebanyak 910 tabung gas sebagai barang bukti. Saat ini, kepolisian masih terus mendalami rantai pasokan gas subsidi dari pangkalan guna membongkar jaringan sindikat lainnya yang terlibat.

"Dari hasil penindakan tersebut diamankan kurang lebih 910 tabung yang berhasil diamankan dari gudang ini," kata Irhamni.

(Fachri Audhia Hafiez)