Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi
Iran Hormati Langkah Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza
Muhammad Reyhansyah • 23 January 2026 01:09
Jakarta: Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan menghormati keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dubes Boroujerdi menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional Indonesia yang tidak memengaruhi hubungan bilateral kedua negara.
“Tentu setiap negara mengambil kebijakan dan keputusan berdasarkan kepentingan nasionalnya. Kami menghormati berbagai keputusan yang diambil oleh pemerintah Indonesia berkaitan dengan kepentingan nasionalnya dan jalan yang dipilih oleh negara Indonesia,” kata Boroujerdi, saat ditemui di kediamannya di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
“Kebijakan Indonesia yang berkaitan dengan pihak ketiga tidak mungkin memengaruhi hubungan Indonesia dengan kami. Apapun keputusan Indonesia, kami hormati,” ujarnya.
Boroujerdi juga menekankan keyakinan Iran bahwa Indonesia merupakan negara yang mandiri dalam menentukan arah kebijakan luar negerinya.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengumumkan bahwa Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bersama para menteri luar negeri dari delapan negara mayoritas Islam, yakni Turki, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Keputusan itu disebut sejalan dengan dukungan terhadap upaya perdamaian yang dipimpin Trump dan pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.
Hingga kini, belum ada kejelasan apakah Indonesia akan menyumbangkan dana tunai untuk memperoleh status tersebut.
Dewan Perdamaian tersebut secara resmi diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.
Peluncuran ditandai dengan upacara penandatanganan piagam pendirian dewan yang mensyaratkan kontribusi keanggotaan hingga USD1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di atas panggung bersama Trump, menandai keterlibatan Indonesia dalam forum perdamaian tersebut.