Barang bukti narkoba liquid vape. Foto: Metro TV/Yurike
4 Tersangka Narkoba Liquid Vape Ditangkap, 2 WN Tiongkok Buron
Yurike • 6 January 2026 13:30
Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap empat tersangka kasus peredaran narkotika cair yang disuntik ke dalam liquid vape. Diketahui, sebuah clandestine laboratory atau laboratorium narkotika cair, dibongkar di apartemen di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa, 6 Januari 2026, siang.
Keempat tersangka yang sudah ditangkap HS, DM, PS, dan HSN. Plt Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Budi Wibowo mengatakan selain empat tersangka WNI yang sudah ditangkap, masih ada dua tersangka lainnya yakni warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, yang kini statusnya masih buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Jadi tersangka sebagian adalah WNA, ada yang warga negara Cina. Kemudian bahan-bahan yang diperoleh sebagian besar adalah dari sana," kata Budi di lokasi, Selasa, 6 Januari 2026.
Keempat tersangka memiliki peran yang berbeda dalam memproduksi dan mengedarkan narkotika tersebut. Budi mengatakan ada satu tersangka berjenis kelamin perempuan, memiliki peran sebagai peracik dan pengendali.
"Kami mendapat gambaran dari salah satu tersangka perempuan terutama yang fungsi atau perannya adalah meracik sekaligus mengendalikan kegiatan ini. Hal ini masih dalam proses pendalaman oleh tim penyidik," kata Budi.
Modus yang digunakan para tersangka dilakukan secara masif. Menurutnya, para jaringan, bandar, kartel ini selalu mengembangkan modus-modus operandi untuk tetap bisa melakukan peredaran narkotika. Untuk kasus ini, para tersangka menyasar pengguna vape.
"Kebetulan dari kasus ini kita melihat karena modusnya adalah melalui cairan vape berarti ada rentang klaster kelompok tertentu yang menjadi sasaran mereka utamanya adalah penikmat pengguna vape," kata Budi.
"Dari hasil survei kita, semakin bertambah banyak anak-anak kita, generasi-generasi kita karena menganggap bagian daripada tren adalah dengan mengkonsumsi vape sebagai alternatif daripada rokok konvensional," sambung dia.
Pelaku peracik dan pengedar narkoba liquid vape. Foto: Metro TV/YurikeDalam temuan ini, penyidik juga menemukan hampir 10 ribu cartridge kosong yang siap untuk diisi hasil olahan narkotika. Ditemukan juga alat injeksi atau jarum suntik untuk mengisi cairan narkotika ke cartridge liquid vape tersebut.
"Cartridge siap edar ada 85, dan para penyidik menemukan ada ribuan bungkus happy water, termasuk bungkus merek minuman lokal yang dijadikan sebagai penyamaran peredaran daripada happy water," kata Budi.