Dokter koas ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar guest house di Kota Metro, Lampung. (Metrotvnews/ Imam Setiawan)
Dokter Koas FK UI Ditemukan Meninggal di Penginapan Kota Metro
Imam Setiawan • 22 July 2026 20:59
Bandar Lampung: Seorang dokter muda berinisial MHD (25) yang tengah menjalani Program Profesi Dokter (PPD/koas) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar guest house di Kota Metro, Lampung.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, ia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan sehingga belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut.
“Iya betul. Maaf belum bisa bicara banyak. Masih sedang didalami ya,” kata Hangga kepada Metro TV melalui WhatsApp, Rabu, 22 Juli 2026.
Korban diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) yang sedang menjalani masa koas di Rumah Sakit Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Selama menjalani pendidikan profesi, korban tinggal di kamar nomor 126 Guest House Sakinah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
Korban ditemukan pada sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa, 21 Juli 2026. Penemuan bermula saat pengelola guest house merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari.
Karena tidak mendapat respons dari dalam kamar, pengelola kemudian membuka pintu menggunakan kunci cadangan. Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Metro.
Berdasarkan keterangan pengelola, korban telah menyewa kamar tersebut sejak Ramadan lalu. Selama tinggal di guest house, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam, sopan, dan tidak pernah terlibat masalah dengan penghuni lain maupun pengelola.

Dokter koas ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar guest house di Kota Metro, Lampung. (Metrotvnews/ Imam Setiawan)
Mendapat laporan tersebut, Satreskrim Polres Metro bersama Tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang milik korban serta rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal.
Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengetahui penyebab kematian korban. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro untuk menjalani proses autopsi.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti meninggalnya korban dan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi.