Pramono Ajak Warga Kurangi Kebiasaan Mager

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Pramono Ajak Warga Kurangi Kebiasaan Mager

Anggi Tondi Martaon • 16 July 2026 18:08

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat untuk semakin aktif berolahraga dan mengurangi kebiasaan malas bergerak (mager). Hal itu sebagai upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang lebih sehat sekaligus ramah bagi pejalan kaki.

"Saya ingin mengatakan bahwa saya ingin menyemangati warga Jakarta untuk berolahraga, supaya tidak mager," kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis, 16 Juli 2026.

Ajakan tersebut menanggapi hasil survei Time Out. Jakarta belum masuk dalam daftar 20 kota paling ramah pejalan kaki dalam survei tersebut.

Menurut Pramono, masih banyak warga Jakarta yang cenderung kurang aktif bergerak. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah terus memperluas fasilitas publik yang mendukung aktivitas berjalan kaki maupun berolahraga.

"Terus terang saja, warga Jakarta itu salah satu warga yang masih sering mager. Maka kenapa kemudian acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day, pedestriannya kita perbaiki," ujar Pramono.

Selain itu, pembangunan dan revitalisasi jalur pedestrian kini tidak lagi hanya terpusat di kawasan Sudirman, Thamrin, dan Kuningan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas konektivitas trotoar ke berbagai wilayah agar masyarakat memiliki akses yang lebih baik.

"Hampir semuanya mulai kita koneksikan dan saya berharap betul bahwa masyarakat Jakarta untuk tidak mager, tetapi hidup sehat. Maka kenapa kemudian di semua wilayah kota kita adakan car free day, termasuk menambah fasilitas untuk itu," jelas Pramono.

Pramono mengaku dirinya memiliki perhatian khusus terhadap pentingnya aktivitas fisik karena secara pribadi rutin melakukan jogging, lari, maupun berjalan kaki.

Pramono berharap kebiasaan tersebut dapat diikuti lebih banyak warga Jakarta sehingga kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat.

"Bagi saya pribadi, karena saya memang orang yang rajin jogging ataupun lari ataupun jalan, itu adalah hal yang harus dilakukan bersama-sama agar warga Jakarta lebih sehat," ucap Pramono.

CFD HR Rasuna Said. Foto: Metro TV/Aris.

Sebelumnya, Pramono meyakini penambahan lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD), termasuk di kawasan Rasuna Said, dapat memperluas wisata olahraga atau sport tourism di Jakarta sekaligus menarik lebih banyak peserta kegiatan olahraga internasional.

"Saya meyakini dengan dibuka (CFD) di Rasuna Said akan menjadi semakin banyak sport tourism yang ada di Jakarta. Termasuk penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional, apakah itu sepak bola, maraton, atau kegiatan lain," kata Pramono.

Pramono mengklaim saat ini banyak warga dari luar Jakarta yang menyempatkan diri ke Ibu Kota pada akhir pekan hanya untuk berolahraga dan menikmati CFD. Untuk itu ia meyakini, CFD bisa menjadi salah satu daya tarik Jakarta, khususnya bagi para pecinta olahraga lari.

(Anggi Tondi)