Julie Laiskodat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Tadho

Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I, Julie Sutrisno Laiskodat, mendatangi warga terdampak gempa di Kampung Bajo, Desa Tadho. Foto: Istimewa.

Julie Laiskodat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Tadho

Siti Yona Hukmana • 22 August 2026 10:32

Ngada: Angin malam dari pesisir Desa Tadho, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berembus di antara tenda-tenda pengungsian. Di bawah terpal dengan alas tikar dan kasur busa tipis, warga terdampak gempa masih membutuhkan uluran bantuan untuk bertahan hidup setelah rumahnya rusak dan tidak lagi dapat ditempati akibat gempa.

“Ketika mendengar langsung curahan hati warga, terutama para ibu, terasa jelas bahwa kebutuhan mereka sangat mendasar. Mereka membutuhkan makanan, air bersih, tempat beristirahat yang layak, pakaian, dan perlengkapan sehari-hari,” kata Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I, Julie Sutrisno Laiskodat, ketika mendatangi warga terdampak di Kampung Bajo, Desa Tadho, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Desa Tadho berada di kawasan pesisir utara Flores, dengan permukiman warga yang berjarak sekitar 50–100 meter dari bibir pantai. Sejumlah warga menuturkan saat gempa terjadi, air laut sempat surut sebelum kemudian kembali naik dengan gelombang yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat warga bergegas meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

Sebagian rumah mengalami kerusakan akibat guncangan. Warga yang rumahnya tidak layak dihuni bertahan di tenda pengungsian dengan kebutuhan dasar yang masih terbatas. Kepada Julie, sejumlah ibu di pengungsian menyampaikan pakaian mereka tertimbun akibat kerusakan rumah, keterbatasan air bersih, tempat tidur, selimut, makanan, hingga kebutuhan tenda yang lebih layak menjadi persoalan yang mereka rasakan.

Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I, Julie Sutrisno Laiskodat,mengirim bantuan bagi warga terdampak gempa di Kampung Bajo, Desa Tadho. Foto: Istimewa.

Menurut Julie, kondisi pengungsian perlu mendapat perhatian karena warga masih berada dalam masa pemulihan setelah bencana. Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi bagian penting agar warga dapat menjalani hari-hari mereka dengan lebih baik sembari menunggu kondisi kembali pulih. Dalam kunjungannya, Julie menyerahkan bantuan sebanyak 500 paket kebutuhan pokok bagi warga Desa Tadho.

“Bantuan ini kami hadirkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang sedang menghadapi masa sulit. Yang terpenting, mereka merasakan bahwa perhatian dan kepedulian terus hadir bersama mereka,” ujar Julie.

Julie menilai pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Bantuan pangan dan kebutuhan dasar perlu berjalan beriringan dengan pendampingan terhadap warga, terutama kelompok yang paling membutuhkan perhatian di lokasi pengungsian. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk terus menjaga kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di NTT.

“Dalam situasi seperti ini, kita perlu terus bergandengan tangan. Mendengar warga, memahami kebutuhan mereka, dan hadir dalam proses pemulihan adalah bentuk kepedulian yang penting,” kata Julie.

Bagi warga Tadho, kehidupan pascagempa kini berlangsung di antara tenda, tikar, dan barang-barang yang berhasil diselamatkan. Di tengah keterbatasan itu, bantuan yang datang menjadi bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menemani warga melewati masa pemulihan. 

(Siti Yona Hukmana)