Warga terdampak karhutla. Foto: tangkapan layar Youtube Metro TV
Karhutla Batasi Aktivitas Warga Kalteng dan Riau
Muhamad Marup • 3 September 2026 21:54
Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada aktivitas warga. Dua orang warga asal Palangkaraya Kalimantan Tengah dan Riau mengeluhkan hal tersebut dalam program Kontroversi Metro TV, Kamis, 3 September 2026.
"Aktivitas warga seperti kegiatan pekerjaan, terus aktivitas kegiatan olahraga di luar wilayah itu sudah sangat terbatas karena kabut asap yang terjadi pada saat ini," ujar warga Riau, Dedi Harianto Lubis.
Ia menambahkan, aktivitas pembelajaran juga terdampak karhutla. Kegiatan belajar tatap muka mulai kembali berjalan, meski di tengah kondisi udara yang mengkhawatirkan.
"Sekarang kondisi udara di sini sudah masuk level berbahaya," jelasnya.

Kontroversi. Foto: Metro TV
Sementara itu, warga Palangkaraya, Akhmad Fauzan, juga menuturkan keterbatasan aktivitas karena karhutla. Ia bersama keluarga masih bertahan di rumah saja jika tidak ada kegiatan mendesak.
Ia menuturkan asap akibat karhutla sudah terjadi sejak tiga minggu terakhir. Asap menyebar cukup pekat dan berdampak pada aktivitas dan kesehatan warga.
"Puncaknya kemarin di akhir Agustus, itu sampai sangat kabut sekali. Sangat kabut sekali ya," katanya.
Baca Juga :
Ini Alasan Karhutla di Kalbar Sulit Dipadamkan
"Jarak pandang kalau kita melihat jauh itu masih kabut itu memang terlihat tipis, tetapi aroma asap itu cukup pekat, jadi walaupun menggunakan masker, tetap saja aroma asap itu tembus," tuturnya.