Petugas LRT Jabodebek mengembalikan barang penumpang yang tertinggal. Foto: Metro TV/Aris Setya.
LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik
Aris Setya • 1 April 2026 11:32
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 168 barang tertinggal di layanan LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, 47 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam proses pengamanan oleh petugas.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan petugas secara rutin memeriksa area stasiun maupun di dalam kereta untuk memastikan barang tertinggal dapat segera diamankan. Selain itu, penggunaan sistem CCTV turut mendukung proses identifikasi barang temuan secara lebih cepat dan akurat.
Dari keseluruhan barang yang ditemukan, tiga jenis barang yang paling sering tertinggal adalah payung, tumbler, dan kartu uang elektronik. Barang-barang tersebut umumnya merupakan perlengkapan yang digunakan dalam aktivitas harian sehingga lebih rentan tertinggal saat mobilitas tinggi.
Optimalisasi layanan penanganan barang tertinggal ini menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek dalam menjaga kualitas layanan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat. Pengelolaan barang temuan yang tertib dan terstruktur tidak hanya memastikan barang pengguna tetap aman dan dapat ditelusuri, tetapi juga mendukung kenyamanan perjalanan secara keseluruhan.

Barang tertinggal di LRT Jabodebek. Foto: Dok. Metro TV/ Aris Setya.
KAI mengimbau seluruh pengguna LRT Jabodebek lebih memperhatikan barang bawaan selama perjalanan, termasuk memastikan barang tidak tertinggal saat berpindah moda maupun saat meninggalkan kereta dan area stasiun. Pengguna juga diharapkan menempatkan barang pada area yang telah disediakan agar tidak mengganggu ruang gerak dan kenyamanan pengguna lain.
Bagi pengguna yang merasa kehilangan barang, pelaporan dapat dilakukan melalui petugas di stasiun terdekat atau melalui layanan pelanggan resmi LRT Jabodebek untuk proses penelusuran lebih lanjut.
Selama periode libur Lebaran 2026, KAI melayani 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen dibandingkan periode yang sama pada libur Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 221.040 pengguna. Peningkatan volume pengguna tersebut turut berkontribusi terhadap meningkatnya potensi barang tertinggal, baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.