Perumda Dharma Jaya menargetkan untuk mengadakan bazar di 1.416 titik sepanjang tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap protein hewani. Foto: ANTARA/HO-Perumda Dharma Jaya.
Targetkan 1.416 Lokasi, Bazar Daging Murah di Jakarta Terus Diperluas
Fachri Audhia Hafiez • 14 April 2026 23:33
Jakarta: BUMD DKI Jakarta, Perumda Dharma Jaya, bakal menggelar bazar daging di 1.416 titik sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi dalam memperluas akses masyarakat terhadap konsumsi protein hewani yang berkualitas namun tetap terjangkau.
"Kami menargetkan minimal setara, bahkan melampaui capaian 1.200 titik di tahun sebelumnya. Hingga Maret 2026, kami sudah menjangkau 480 titik," ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga :
Raditya menjelaskan bahwa pihaknya telah menambah kekuatan armada distribusi menjadi empat unit kendaraan berpendingin guna memastikan kelancaran logistik ke berbagai wilayah. Dengan penambahan fasilitas ini, Dharma Jaya optimistis dapat melayani rata-rata enam titik bazar setiap harinya, sehingga target tahunan diprediksi akan terlampaui lebih cepat.
“Penambahan armada akan memperluas jangkauan layanan. Dengan kapasitas yang meningkat, potensi realisasi tahun ini akan lebih besar,” tutur Raditya.
Selain fokus pada perluasan jangkauan, Dharma Jaya menjamin harga daging yang ditawarkan dalam bazar tersebut konsisten berada di bawah harga pasar. Hal ini merupakan bagian dari mandat pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi di wilayah Jakarta.
.jpeg)
Perumda Dharma Jaya menargetkan untuk mengadakan bazar di 1.416 titik sepanjang tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap protein hewani. Foto: Perumda Dharma Jaya.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menilai penguatan infrastruktur distribusi BUMD pangan merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah bagi warga. Ia meyakini sinergi ini akan memperkokoh ekosistem pangan daerah secara berkelanjutan.
“Dengan dukungan infrastruktur distribusi yang semakin baik, kami optimistis program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi daerah secara keseluruhan,” ujar Eliawati.