Ilustrasi polusi udara. Foto: MI/Usman Iskandar.
Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
Siti Yona Hukmana • 18 March 2026 06:47
Jakarta: Kualitas udara DKI Jakarta tercatat tidak sehat pada Rabu, 18 Maret 2026. Masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di luar rumah.
Demikian menurut laman IQAir pada Rabu pagi dengan pembaruan pukul 05.00 WIB.
"IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 151 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 56 mikrogram per meter kubik atau 21 lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini selain mengenakan masker, menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara. Adapun kualitas udara Jakarta tercatat berada pada urutan kelima terburuk di Indonesia, setelah Tangerang Selatan (Banten) dengan poin 189, Serpong (184), Bandung (170) dan Bekasi (156).
.jpg)
Ilustrasi polusi udara. Foto: MI/Usman Iskandar.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang sedang dievaluasi dari berbagai aspek, mulai dari tren PM2.5, beban emisi per sektor, hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Menurut Pemprov DKI, pengendalian pencemaran udara tidak bisa dilakukan oleh satu wilayah secara parsial sehingga diperlukan aksi bersama yang terintegrasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar Jakarta.
Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, dengan penguatan Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU), evaluasi berbasis data dan kolaborasi lintas daerah, upaya pengendalian pencemaran udara akan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan Jakarta.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com