Begini Pertolongan Pertama jika Tersiram Air Keras

Ilustrasi pixabay

Begini Pertolongan Pertama jika Tersiram Air Keras

Putri Purnama Sari • 16 March 2026 17:26

Jakarta: Kasus penyiraman air keras kembali menjadi sorotan publik setelah menimpa aktivis hak asasi manusia (HAM) Andrie Yunus. Wakil Koordinator Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tersebut diserang oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026.

Akibat kejadian tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah dan mata. Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya mengetahui langkah pertolongan pertama jika seseorang terkena cairan kimia berbahaya seperti air keras.

Penanganan awal yang cepat dan tepat dapat membantu mengurangi dampak luka bakar kimia sebelum korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Dilansir dari hellosehat, berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika seseorang terkena siraman air keras.

Langkah Pertama Jika Terkena Siraman Air Keras

1. Segera Bilas dengan Air Mengalir

Langkah paling penting adalah segera membilas bagian tubuh yang terkena air keras menggunakan air mengalir. Pembilasan sebaiknya dilakukan selama 20 hingga 30 menit untuk membantu menghilangkan sisa zat kimia yang menempel pada kulit.

2. Lepaskan Pakaian yang Terkena Cairan

Jika cairan mengenai pakaian, segera lepaskan pakaian tersebut dengan hati-hati. Hal ini bertujuan untuk mencegah zat kimia terus menempel pada kulit dan memperparah luka.
 
3. Hindari Menggosok Area Luka

Jangan menggosok bagian kulit yang terkena air keras karena dapat memperparah kerusakan jaringan. Biarkan air mengalir membersihkan area luka secara perlahan.

4. Jangan Mengoleskan Bahan Sembarangan

Hindari mengoleskan bahan seperti pasta gigi, minyak, mentega, atau bahan lain yang tidak dianjurkan. Penggunaan bahan tersebut justru dapat menimbulkan reaksi tambahan pada luka.

5. Tutup Luka dengan Kain Bersih atau Kasa Steril

Setelah dibilas, tutupi area luka menggunakan kain atau perban bersih untuk melindungi kulit dari kotoran dan mencegah infeksi.

6. Segera Bawa ke Rumah Sakit atau Cari Bantuan Medis

Korban harus segera mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan dokter sangat penting untuk mencegah komplikasi akibat luka bakar kimia.

Kasus yang menimpa Andrie Yunus menunjukkan bahwa serangan menggunakan air keras dapat menimbulkan dampak serius bagi korban. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pertolongan pertama sangat penting agar masyarakat dapat memberikan bantuan cepat jika menghadapi situasi darurat serupa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)