Fungsi Pasar Taman Puring akan Diubah Jadi Taman Difabel, Ini Respons Pedagang

Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun memberikan keterangan kepada wartawan, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Fungsi Pasar Taman Puring akan Diubah Jadi Taman Difabel, Ini Respons Pedagang

Achmad Zulfikar Fazli • 20 May 2026 19:53

Jakarta: Pedagang di Taman Puring merespons kabar pembangunan taman difabel untuk mengembalikan fungsi ruang hijau di kawasan tersebut. Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, mengatakan pihaknya menolak rencana Pemerintah Kota Jakarta Selatan tersebut.

"Baru dengar kalau akan dijadikan taman difabel. Sedangkan kami itu sangat berharap selama sembilan bulan di sini, dengan kondisi janjinya Pak Gubernur itu akan dibangun lagi," kata Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, saat ditemui di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 20 Mei 2026.

Asmun mengaku baru mengetahui informasi rencana pembangunan taman difabel tersebut dari pemberitaan media daring. Padahal, sejak kebakaran terjadi sembilan bulan lalu, para pedagang mendapat informasi kawasan itu akan direvitalisasi menjadi pasar yang baru.

"Kami sangat senang terkait itu sampai bertahan sembilan bulan, setelah disuruh bongkar baik-baik akan dibangun," kata dia.

Di tengah kondisi yang serba terbatas, para pedagang membangun tenda secara mandiri agar aktivitas jual beli tetap berjalan. Dengan demikian, para pedagang menolak adanya rencana alih fungsi kawasan menjadi taman difabel.

Mereka berharap pemerintah tetap mempertahankan identitas Taman Puring sebagai kawasan legendaris yang telah menjadi sumber penghidupan selama puluhan tahun. Pedagang meminta pemerintah merealisasikan revitalisasi Pasar Taman Puring sesuai komitmen awal yang disampaikan setelah kebakaran terjadi.

“Kami hanya meminta sesuai janji awal saja, pasar ini direvitalisasi dan dibangun kembali menjadi pasar,” kata dia.

Baca Juga: 

Wacana Revitalisasi Taman Puring, Pramono Minta Pedagang Selesaikan Masalah Internal


Kondisi Pasar Taman Puring pasca kebakaran 28 Juli 2025 yang kini tanahnya telah diratakan dan direncanakan akan dilakukan revitalisasi, Jakarta, Rabu (20/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Ada 180 pedagang yang masih bertahan di lokasi bekas kebakaran pada Senin, 28 Juli 2025. Sebelum insiden terjadi, Pasar Taman Puring dihuni lebih dari 500 pedagang.

Usulan pembangunan taman difabel dan disabilitas disampaikan Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar saat peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, sekaligus Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda.

“Bapak Gubernur, kalau diizinkan, saya mau bikin taman disabilitas, supaya di Jakarta Selatan ada, kita buat di situ (Taman Puring),” kata Anwar.

Dia turut melaporkan pihaknya sudah melakukan penataan di kawasan tersebut. Dia mengatakan para pedagang sudah pindah sendiri, sehingga lokasi tersebut bisa segera diratakan.

“Pedagang, Alhamdulillah, pindah dengan sadar, bongkar sendiri. Hari ini kita mulai meratakan. Insyaallah, kita kembalikan refungsi menjadi taman kurang lebih 3.000 meter,” kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)